Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

“Mungkin karena aku menulisnya dari kehilangan, Bu.” Ia duduk di seberang, menatap hujan di luar jendela. “Lucu, ya. Waktu kecil aku membenci hujan karena membuatku merasa sendirian. Tapi sekarang, aku justru tenang saat mendengarnya.” Naira mengangguk perlahan. “Hujan memang begitu. Ia mengajari kita menerima. Tak semua yang jatuh berarti berakhir.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Ia berdiri, melangkah pulang dengan langkah ringan, membawa buku harian yang kini terasa berat bukan oleh tinta, tapi oleh kehadiran yang tak terlihat. Ketika sampai di depan rumah, ia berhenti sejenak, menatap kabut yang perlahan naik ke langit. Hujan berhenti, tapi udara masih beraroma tanah basah dan melodi yang belum selesai. Ia menulis kalimat terakhir malam itu sebelum menutup buku hariannya: “Setiap hujan membawa satu nada. Dan jika suatu hari dunia melupakanku, biarlah kabut mengingat namamu.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

Rintik hujan menemani perjalanan Al menuju kantor nya, Sejenak ia memikirkan Rindiani di Surabaya tapi buru buru ia tepis pikiran itu karena tidak ingin terbebani kembali dengan perasaan yang sampai saat ini membuat nya sulit untuk jatuh cinta Pagi ini bersama rintik hujan yang kian deras, Mobil Audi R8 berwarna silver yang di kendarai oleh Al telah sampai di Perusahaan yang ia pimpin selama ini
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

tutur Haris. Mendengar penjelasan Haris membuat Marsha mengerucutkan bibirnya. Padahal perempuan itu sudah lama ingin bersentuhan langsung dengan hujan. Karena bagi Marsha, hujan adalah salah satu momen terbaik. Ia merasa bahagia ketika bertemu langsung dengan hujan karena pada akhirnya ketika sedang sedih, ternyata hujan mampu menemani dirinya. Orang-orang tidak akan menyadari jika kamu sedang menangis di bersama hujan. Hanya dirimu dan hujan lah yang mengetahuinya. Selain itu, mendengar rintik hujan juga membuat hati Marsha menjadi tenang.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

Hujan deras mulai mengguyur kota, membuat Pitaloka semakin yakin kalau laki-laki itu sudah tidak ada di dunia ini lagi. "Senior tau nggak? Kalau saat ada seseorang bersedih, biasanya hujan akan turun. Hujan akan menutupi air mata orang itu. Hujan nggak mau orang itu terlihat lemah, di hadapan banyak orang. Kalau seandainya senior menangis, saya ingin jadi hujan. Biar saya bisa nutupin air mata senior. " Kata-kata itu masih teringat jelas di kepala Pitaloka. Kata-kata yang sempat diucapkan Aksa saat dirinya dan laki-laki itu sedang berada di taman.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
RED CROWN

RED CROWN

Han baru mendengar ilmu dan penjelasan tersebut dari Cantaka, sebelumnya belum pernah ada catatan khusus tentang kejadian turunnya hujan tersebut. “Jadi, langit yang membuat butiran air itu pecah dan turun membasahi bumi?” tanya Han, polos. Cantaka tersenyum dan tertawa kecil, mereka kembali mengaitkan terjadinya hujan dengan kuasa langit. “Bisa dibilang seperti itu, seperti gentong yang terisi penuh air. Semakin terisi penuh, maka air yang terbuang semakin banyak.” “Oh aku mengerti,” jelas Han, ia mengangguk pelan setelah mencerna semua penjelasan yang dikatakan oleh Cantaka.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Surat Dari Venus

Surat Dari Venus

Suara guntur bersahutan bagai genderang perang, yang menjadi tokoh utama bersama derasnya hujan. Ran sempat mengira, hujan akan selalu membawa kabar baik dan berperan sebagai pelepas letihnya. Musim yang paling ia sukai karena menjadi teman kala ia ingin kabur dari dunia yang menyesakkan. Ternyata, hujan bisa membawa kabar paling buruk, dan menjadi letih yang tak akan kunjung sembuh. Sepertinya, aku harus tinggal di langit agar tidak ada orang yang bisa menyentuhku.
9.94.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Ujian sebelum Akad

Ujian sebelum Akad

Ia akan menangis semakin kencang, sehingga membuat orang tuanya sibuk menenangkannya. “Tidak usah menangis. Jangan takut. Hujan itu bukan untuk ditakuti, tetapi disyukuri. Itu saatnya ikan minum air. Saatnya sumur diisi airnya. Biar kita nggak kekurangan air.” Kata-kata itu sering diucapkan oleh orang tuanya saat hujan turun untuk menenangkannya supaya tak menangis saat hujan turun dengan lebatnya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kata mutiara tentang hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status