Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Pada saat itulah dia tahu Tania tidak lagi puas hanya menjadi istri yang tercantum dalam akta nikahnya saja, tetapi ingin jadi Nyonya Sebastian terang-terangan. Stella tiba-tiba teringat pada lirik lagu "Hari mendung" karya Katarina Wilsen. "Setelah melihat jelas dalam suatu hubungan, ketika satu orang berhasil melepas, orang lain akan memungutnya." Dia ingin membuang hubungan yang rusak ini, dan tidak peduli lagi siapa yang akan memungut sampahnya. Felix pun mengikuti ketua panti untuk mengurus administrasi, meninggalkan Stella dan Tania berdiri di tangga.
17.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Rintik hujan yang turun malam itu memberikan kesan menenangkan sekaligus suasana sendu bagi seorang Kate Hepburn. Ia duduk meringkuk di jendela kamarnya seraya menatap tetes-tetes hujan yang mengenai kaca jendelanya. Berkali-kali ia menghela napas dengan berat. Menundukkan kepalanya sesaat di kedua lututnya, wanita berhidung mancung itu mengingat kembali kalimat adiknya tentang Carl.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Sebab, begitu dipecahkan, darahnya tidak akan berhenti mengalir. Aku hanya bisa mengoles obat dengan menahan rasa sakit. Namun, aku malah mulai mimisan. Aku pun bersusah payah membersihkan bekas darah, sedangkan tanganku yang menggenggam uang tidak berhenti gemetar. Clarise menyuruhku mengelap semua hadiah yang pernah diberikan Collin kepadanya. “Hati-hati. Kalau ada yang rusak, kamu nggak akan bisa ganti rugi.”
30.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Kata kakek menengahi. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Setelah selesai makan malam tadi, aku langsung masuk ke dalam kamar untuk merebahkan tubuhku, sementara Mas Hanif pamit pergi karena ada keperluan sebentar. Akupun akhirnya tertidur karena merasa badan ini sangat lelah. Aku bermimpi, di alam bawah sadarku, aku melihat seorang gadis sedang duduk sendirian di tepi sungai sambil menekuk kedua lututnya dan menangis. Ku hampiri dia dan aku tepuk pundaknya, seketika dia menengok dan tiba-tiba dia berucap "tolong aku. Tolong balaskan dendamku!"
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tapi tak selalu, rintik hujan berbuah pelangi Harap tekat padamu juga padaku Sekuat batu Tak goyah tak gentar risau beradu Pasti, di ujung hujan ada pelangi Pasti! Itu katamu juga kataku Lagi-lagi penguasa takdir menyentil Menaruh kabut pada hujan sore sendu Kau tahu? Hujan tak selalu menuai pelangi Juga rindu tak selalu berakhir temu ____________ "Mas ... pulang ya? Rinda kangen," ujarku sambil menatapnya di layar handphone.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

tanya Langit pelan ke arah Cinta. “Apa?” “Bukan cuma gue yang nolong. Tapi lo yang nahan benturannya.” Cinta menelan ludah. Ia menatap telapak tangannya sendiri yang masih kemerahan. “Gue nggak sengaja…” Rara menarik lengan Cinta pelan. “Cin… sumpah ya, itu Si Ketua Yayasan kenapa? Kok mukanya kayak abis kalah main slot gitu? Bete banget kayaknya..”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Cassandra ikut-ikutan emosi. “Wait. Ini maksudnya gimana? Memangnya Davva pernah ‘nembak’ Rintik?” Sejujurnya aku keberatan teman baikku dituduh yang macam-macam. “Secara langsung sih enggak, tapi kasihan Rintiknya dong.” “Rintiknya aja kali yang salah paham. Davva orangnya baik, Ra, dia nggak pernah menggantung hubungan. Kalau putus ya putus, kalau jalan ya jalan.”
9.728.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Perlahan dia menenangkan pikiran sambil memejamkan mata. 'Ya Allah, dosa apa yang aku perbuat sehingga rumah tanggaku hancur seperti ini?' tanya Rinto dalam hati. Air matanya lepas begitu saja dari sudut matanya. Dia tidak kuasa menahan buliran air mata itu. "Maaf 'kan aku sayang. Aku juga tidak tahu kalau akhirnya seperti ini." "Jangan sentuh aku! Kamu itu nista dan sangat keji," sindir Rinto sambil menepis tangan Ririn dari pahanya.
33.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Sentuhan Cinta

Sentuhan Cinta

hiks Ririn menangis sejadi-jadinya, Ririn mengeluarkan segala macam emosinya dengan cairan bening yang keluar dari kelopak matanya ini. Tok. Tok. Saat Ririn menangis, terdengar jelas suara ketukan pintu kamarnya ini. "Apa masih ada lagi yang ingin kau bicarakan Mba Vanya?" Ririn yakin kalau suara ketukan itu berasal dari kakaknya, karena dirumah ini hanya ada dirinya dan kakak perempuannya saja. "Ini aku." Deg. Suara itu sangat tak asing bagi dirinya, itu bukan suara kakaknya. Tapi suara yang sudah membuat dirinya kesal.
9.986.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
MENDADAK CANTIK?

MENDADAK CANTIK?

’ gerutu Ryana salam hati sambil menyipitkan matanya. TBC. Post komentar disetiap paragraph donk. Sebagai salah satu bentuk dukungan kalian. Supaya saya pun lebih semangat lagi menerbitkan bab selanjutnyaT_T
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kata rintik sedu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status