Shadow of The Past
Kali ini dari bahasa Jerman.
“Lihat? Kau sedang sangat bodoh,” ungkap Kei dengan datar. “Gerakan itu akan sangat mudah kauhindari kalau kau tak semabuk ini.”
“Tutup mulut,” sergah Felix. “Selagi aku masih sadar, aku tetap bisa melakukan apa pun.” Dia memicingkan mata, kemudian kembali menyeringai. “Lagi pula, kalau kau menemuiku berarti kau memang butuh bantuan, ‘kan? Tuan Sempurna ini ternyata tidak sesempurna yang orang-orang lihat.”