Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kemanakah aku harus berjalan Jika kaki tidak mengijinkan Kemanakah akhir langkah ini Jika tidak terlihat nampak di sana Adakah di sana dia masih sama? Atau berubah bagaikan hujan tahun ini? Tuhan memberikanku sebuah pengetahuan Bahwa di sana kau saat ini masih sama Kau, masih menjadi alur sebuah cerita Kau, ibarat bayangan merindukan kekasih Dan aku, adalah empunya bayangan Yang tidak mungkin meninggalkanmu Aku akan bersamamu
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku ngalah dudu mergo aku wes ra sayang Aku mundur dudu mergo tresnoku wes ilang Nanging aku iki ngerteni Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro"
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
KAU SESALI USAI KU PERGI

KAU SESALI USAI KU PERGI

Ia cukup sadar Rumi perempuan seperti apa dan ia berusaha mengimbanginya. Sekilas ia melihat beberapa pasang mata yang kini melihat hampir tak berkedip ke arah mereka. Hanya saja ia memilih abai. Sepanjang perjalanan suasana di dalam mobil terasa hening, hanya suara adzan yang mulai berkumandang bersahut-sahutan yang terdengar mengalun sendu. Keduanya memilih diam, hingga akhirnya rasa mual memaksa Rumi untuk bersuara.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin seperti tak menyadari kedatangan kami, dia masih menyanyi, ketika kami sudah dekat pun dia masih menyanyi. "Molo nakehe dongan manyabi Oban kopi dengan dohot gulo Molo inda bisa marripe di portibi Di Akhirat ma hita marsuo" Begitu lirik lagu Bang Parlin, aku sudah mengerti artinya yang kira-kira begini. "Jika pergi kawan memanen padi Bawa kopi kawan bersama gula Jika kita tak bisa bersama di dunia ini Di akhirat nanti kita berjumpa"
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.2K kali sebagai kawan sejalan lirik
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian. Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung. Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda. “Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
LOVE FROM KOREA

LOVE FROM KOREA

Hamkke utgo hamkke ulgo I dansunhan gamjeongdeuri Naegen jeonbuyeonna bwa Eonjejjeumilkka Dasi geudael majuhandamyeon Nuneul bogo malhallaeyo Bogo sipeosseoyo... (Still With You - Jungkook BTS) (...Tertawa bersama dan menangis bersama Semua perasaan yang sederhana ini Sepertinya itu adalah segalanya bagiku Kapankah hari itu akan tiba? Saat aku kembali bertemu denganmu Aku ingin melihat matamu dan memberi taumu Aku merindukanmu...) ***
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu

“Lo ikut ya, mungkin aja dengan ikutan itu lo bisa melupakan kesedihan lo dan have fun.” “Gimana ya Lin?” “Udah jangan banyak mikir, ikut ya.” “Datangnya nggak perlu pasangan kan?” “Nggak, nanti kita berangkat bareng.” Seru Lina teman baru Aqila. “Yaudah, kalau gitu gue pulang duluan.” “Oke, bye.”
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Kau pergi tinggalkanku Tak pernahkah kau sadari Akulah yang kau sakiti Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari Oh Tuhan tolonglah aku Hapuskan rasa cintaku Akupun ingin bahagia Walau tak bersama dia Duh … lirik lagu ini nyindir aku banget rasanya. Pandanganku bergeser pada deretan gazebo. Setelah lima langkah bergerak maju, terlihatlah mereka yang sedang berdiri di tepi kolam dengan tripod dipasang di depannya. Mereka seperti pasangan keluarga berencana yang bahagia. Dengan memiliki dua anak cukup. Ternyata Nely mengajak anak bungsunya. Anaknya apa nggak sekolah kok diajak emaknya klayapan ke sini.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 852 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Istrimu, Bukan Kekasihmu

Istrimu, Bukan Kekasihmu

Sendi melajukkan mobil dengan kecepatan sedang, kemudian memutar beberapa lagu favoritku. Aku mulai mengikuti liriknya. Eottoke ibyoeolkkaji saranghagesseo (Bagaimana bisa aku menyukai perpisahan?) Neol Saranghaneun geoji (Aku sungguh mencintaimu) Sarangiraneun iyuro, seoroerul pogihago (Kita saling menyerah satu sama lain untuk alasan cinta) Jjijeojil geotgachi apahal su eopso nan (Aku tak bisa merasakan sakit seolah aku tersayat)
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Izinkan aku mengenalmu lebih dalam, walau aku tak yakin dengan rasa ini ~Alisya Cantara Benar, semua hiruk-pikuk dalam perjalanan waktu. Bergandenganlah tanpa melupakan bintang yang lebih bersinar! Benderanglah tanpa menyilaukan! Bersamalah tanpa berpisah dan datanglah tanpa pergi! Walau tak bisa saling memiliki ~ Farhan Sharique Zhafran
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kawan sejalan lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status