Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

sapa Koh Acong dengan suara menggelegar. Dimas terlonjak. “K-koh Acong?” "Liat nih, ori dari Osaka. Action Figure Mai terbaru! Detailnya mantap, kostumnya bisa dilepas-pasang total," suara Koh Acong semakin merendah penuh makna. Dimas langsung membeku. Wajahnya memanas hebat menyadari Azura berdiri tak jauh dari situ, menatap ke arah action figure karakter wanita berpakaian minim yang disodorkan Koh Acong.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
Only Look At Me

Only Look At Me

gerutu Kazu dengan tangannya yang masih menari - nari lihai diatas keyboard laptop miliknya. Tring tring tring.. bunyi panggilan pada ponsel membuyarkan konsentrasinya. Kazu melirik sekilas pada ponselnya, lalu menggapainya setelah menghembuskan nafasnya panjang baru menjawab panggilan itu. “Halo, Tuan Hoshiko? Ada yang bisa saya bantu?” ucapnya, membuat pria setengah baya itu tergelak di seberang telepon.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
23.14

23.14

gumam Ana lalu memainkan ponselnya. "Hah?" Beo Egas menengok ke arah Ana. "E-Itu... Emm... Kagak! Kagak papa!" Sahut Ana tergagap sendiri menanggapi perkataan Egas. 'Gak boleh Ana, gak boleh! Jangan lupain Zoro!' Batinnya. Kalian tau Zoro? Itu loh, salah satu karakter yang ada di anime one piece. Seorang pendekar 3 pedang, berambut hijau dan juga bego. Selalu nyasar atau salah arah woylah!😌😂
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

Semua hancur, cinta yang dimiliki Nara hancur, persahabatan yang Nara miliki hancur menyisakan satu kata di hati . LUKA. ***
87.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Dia ingin mengeluarkan mobil dari parkiran bawah tanah. Aku berdiri di sana, tetapi yang muncul malah mantanku, Kai Gavino. "Luna, kamu mau drama sampai kapan sih? Bahkan semua kontakku kamu blokir! Maumu apa, hah?" Baru ketemu, dia langsung marah-marah tidak jelas.
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 630 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

"Aku terpaksa melaporkan ini ke Uztadzah." Dirinya berlari, sampai akhirnya bertemu dengan Uztadzah Khasanah. "Assalamu'alaikum, Uztadzah." Marisa berbicara dengan napas terengah-engah. "Wa'alaikumsalam, ada apa, Marisa?" tanya Uztadzah Khasanah penasaran. "Uztadzah ada melihat keberadaan Zahra?" "Tidak. Emangnya kenapa, Marisa?"
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Nanti ngantuknya juga hilang. Suara orang mengobrol dengan cepat bisa kutangkap oleh telingaku. Tidak biasanya Kak Dio buka suara sebegitu ramainya pagi-pagi. Apa yang dibicarakannya dengan ayah dan Nina? Kakiku dengan cepat menuruni anak tangga dan perlahan melambat ketika aku mendapati seseorang yang duduk di meja makan bersama dengan yang lainnya. Bukan Nina? Tidak ada Nina di sana. Jadi, siapa tadi yang dimaksud temanku oleh Belzyo? Dia tentu saja laki-laki. Tampak belakang punggungnya terlihat tegap dan rambutnya mirip sesorang yang aku kenal.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

“Aku tidak menggigit. Kiara mulai mengangkat kepalanya perlahan-lahan, dia mulai melihat seorang Gadis yang seumuran dengan saudaranya. Penampilan dia mirip sekali dengan saudaranya, mulai dari warna rambut hitam dan wajah ovalnya. Matanya pun mulai berbinar. Kiara mulai tersenyum,”Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan mendapatkan bantuan tanpa kehadiran saudara saya disini.”
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Ia sengaja berbohong, karena ia tidak mungkin menyebut nama Frans kembali di hadapan sang ibu, atau di hadapan siapapun. Kinara pun mengalihkan pandangan sekilas pada Daniel. “Ini siapa, Sean?” tanyanya. Daniel langsung menyalami wanita itu. “Perkenalkan, nama saya Daniel,” ucap Daniel. “Maaf sebelumnya, Buk, tadi saya tidak sengaja menabrak Sean,” terang Daniel. Kinara tersentak mendengar hal itu. “Lalu bagaimana keadaanmu sekarang, Nak? Apakah ada yang terluka?” selidik Kinara dengan raut wajah panik.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Sontak saja hal itu membuat warga terkejut seperti disambar petir di siang bolong. Sementara itu, kepala si pocong berputar kian cepat hingga terdengar suara seperti benda patah. Apa yang terjadi selanjutnya adalah kepala makhluk berkafan hitam itu putus, lalu jatuh dan menggelinding ke kaki Ceu Ikoh. Saat Ceu Ikoh tak sengaja menatap wajah pocong itu, ia mendapat senyuman ramah yang tak ingin seumur hidup ingin ia lihat lagi. “Po-po-po ....” Ceu Ikoh seketika jatuh pingsan sebelum berhasil menyelesaikan kalimatnya. Tubuhnya yang gempal menimbulkan bunyi seperti karung beras jatuh saat mendarat di tanah.
9.775.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kazuha conan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status