Sentuh Aku Lagi, Sayang!
“Lepaskan semua bebanmu. Biarkan dirimu merasakan apa yang sebenarnya kamu inginkan selama ini.”
Dalam cahaya remang-remang itu, batas antara terapi dan godaan semakin kabur. Dara menutup mata, mencoba mengikuti instruksinya, meski hati kecilnya berteriak, namun tanpa sadar, dia sudah melampaui batas.
Suara Rendra terasa seperti beledu, halus namun menusuk langsung ke alam bawah sadarnya.
“Bayangkan kamu sedang bermimpi indah …” bisiknya kembali, semakin mendalam, mendorong imajinasi Dara. “Di tempat yang tenang, hanya ada kamu dan ... kebebasan.”