SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER
“Aku tahu, Keira. Aku juga merasa seperti itu. Kadang, kita merasa begitu terjebak dalam perasaan kita sendiri, sampai kita lupa bagaimana cara untuk melangkah maju. Aku ingin berjuang, aku ingin kita berdua berjuang untuk memperbaiki semuanya. Tapi aku tidak tahu apakah itu cukup hanya dengan keinginan.”
Keira terdiam, memikirkan kata-kata Adrian. Ia tahu bahwa keinginan saja tidak akan cukup. Mereka membutuhkan lebih dari itu—komitmen yang nyata, bukan hanya harapan kosong.
“Aku ingin kita berusaha, Adrian. Tapi kita harus benar-benar yakin bahwa ini yang kita inginkan. Bukan hanya karena kebiasaan atau kenyamanan.”
Adrian mengangguk, lalu menghela napas panjang. “Aku paham. Kita tidak bis
Capítulos Populares