Di Tepi Tebing
Jarak duduk kami yang dekat, membuat aku bisa mencium badannya yang wangi sabun khas hotel.
Aku agak jengah, sedikit menepi.
Walaupun ia sudah membantuku, tetap agak risih berdekatan dengan laki-laki asing seperti ini.
Anak-anak masih tidur, kami gunakan kesempatan ini untuk berbicara.
Setelah kuamati, wajahnya cukup tampan, hidungnya mancung, rahangnga kokoh, kulitnya ke coklatan, rambutnya ikal, badannya tegap tapi tidak berotot yang menonjol.
Sikat na Kabanata