Tetanggaku Rajin (Minta)
ujarnya seraya mengikut duduk didekatku.
“Kornet kali’! Adduh, dirimu asem banget sih, Mbak?” ujarku sambil menutup hidung.
“Masa, sih?” ujarnya sambil menganggkat kedua ketiak dan mengendusnya.
“Iya, asem banget. Biasanya ga gini amat,” ujarku sambil menahan napas.
“Iye, obat ketek gue pas lagi habis, eh tadi lupa beli sekalian.”