Suamiku Miskin Tapi Bohong
ucap Wisnu sembari meninggalkan Ardan melangkah menuju ruang tunggu untuk bertemu Doni.
“Halo Doni, akhirnya kamu mempunyai tempat tinggal baru yang lebih nyaman, bagaimana kamu betah di sini?” ledek Wisnu tersenyum sinis
Doni tak bergeming, dia tidak ingin menatap wajah Wisnu yang dingin, tiba-tiba Doni keringat dingin dan merasa gugup, lidahnya keluh tak mampu berbicara..
“Santai dong Don, nggak usah gugup begitu, saya bukan artis atau pun pembunuh berdarah dingin, saya tidak akan menyakiti kamu selama kamu menjadi anak yang patuh dan menurut kepada orang tuannya.”
Hot Chapters