Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ESCAPE

ESCAPE

“Ayah selingkuh,” Kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut Lisa yang kemudian hanya tersenyum sinis kepada Imelda. Namun bukannya marah, Ayah mereka hanya terlihat berusaha mengacuhkan apa yang Lisa katakan. Dengan senyum yang terukir di wajahnya, Ayah mereka mempersilahkan Imelda untuk masuk ke dalam rumah. Dengan mencoba mengirimkan kode keras kepada Lisa, Ranti menyuruh agar Lisa segera pergi dari sana dan masuk ke kamarnya. Namun Lisa bersikeras untuk menolak, yang dilakukan Lisa adalah mencoba untuk ikut duduk serta memperhatikan apa yang akan Ayahnya lakukan. Kali ini Lisa bertanya-tanya, permainan seperti apa yang akan Ayahnya dan Tante Imelda mainkan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Burung itu tampak sangat tenang, sesekali mematuk remahan roti dari tangan Ashyel. "Dia benar-benar menyukaimu," ucap Madam Seraphina sambil menyeruput tehnya. "Burung Aurelius tidak pernah hinggap pada orang yang memiliki jiwa yang keruh." Aslan menatap burung itu dengan dahi berkerut. "Dia terlalu cerdas untuk seekor burung. Semalam, saat penyerangan itu... dia seolah tahu kapan harus masuk dan keluar."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

Ia tak bertanya alasannya, menyadari tebalnya lumut meski mengenakan alas kaki dengan sol tebal. Sangat licin dan berbahaya kalau tergelincir. Eleanor mendesis, "Calum, perasaanku tidak enak." Kepala lelaki itu sedikit menoleh ke belakang, tapi tak sepenuhnya menatap Elea, "Perasaanmu saja. Siapa saja bisa merasakan perasaan tidak enak dan tak nyaman jika melewati tempat seperti ini– pengap dan gelap seperti tak ada kehidupan. Aku akan berjalan lebih cepat jadi pegang tasku."
979 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Summer Pieces

Summer Pieces

cibirnya pada Rub seakan mereka sudah akrab. Semua tertawa lagi. Kemudian ketiga cowok itu menatap si perempuan tadi dengan anggukan. “Oke, teman-teman semua,” ia berbicara pada kami lagi, “Selamat malam, kami adalah Skies Seeds. Sesuai dengan permintaan mayoritas di sini dan monyet kecil yang duduk di tengah sana, kami akan membawakan lagu baru kami. Summer and Long Way.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

tukas Kastara pelan. “Ada apa, Tara? Sesuatu yang buruk terjadi?” tanya Widya memburu khawatir. “Tidak—tidak, bukan hal yang buruk, tetapi justru hal yang menggembirakan, Bu. Masalahnya Ayah pasti akan naik darah begitu aku menceritakannya,” jawab Kastara tertawa keci. Tiba-tiba Bi Asih muncul sambil membawa semangkuk bubur ayam yang masih mengepulkan uap panas. aromanya sungguh harum sekali, membuat perut Kastara langsung bergolak karena lapar.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Nomor telepon yang tak bertuliskan namanya itu telah Sagara ingat. Notif pesan berbunyi dari handphonenya. Lelaki itu lantas melepas pikirannya bersama angin malam. Rumah mewah yang ia tempati saat ini memiliki roof top sendiri untuk melihat langit. Sagara jadi ingat, Sei sangat menyukai hujan. MyJehan Syng Besok jangan lupa bawa buku catatan ekonomi aku ya Kamu udah tidur belum?
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“See you too, Ma.” Aku ingin sekali keluar sekedar menghirup udara segar, dan rasanya sesak sekali saat berlama-lama di kost. Seketika itu aku keluar dari kost, dan berjumpa lagi dengan pak satpam. Aku langsung langkahkan kaki dengan cepat dan mengalihkan pandangan dari pak satpam. Jika aku ngobrol nanti dengannya yang ada panjang-lebar tanpa jedah. Aku ingin sekali keluar sekedar menghirup udara segar, dan rasanya sesak sekali saat berlama-lama di kost.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

tertawalah pada bocah lelaki kikuk yang mencintaimu ini namun ketika aku membuka dan memejamkan mata ketika langkahku maju, ketika langkahku surut ambil semua makanan, udara, cahaya, musim semi, tapi jangan pernah ambil tawamu karena aku akan binasa. Dada Jovita bergemuruh usai membaca untaian kalimat indah sarat makna implisit itu. Dipandanginya Joseph yang masih membenamkan diri dalam pekerjaan. Sebuah pertanyaan hadir di kepalanya. Tawa siapakah yang sekiranya begitu berarti bagi hidup Joseph? ----- ¹Foyer: ruang peralihan antara teras dan ruang tamu/keluarga.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai keep the aspidistra flying
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Merajut Asa

Merajut Asa

tambah Rina. "Semoga apa yang lo inginkan terwujud, ya!" jawab Dea. "Kalau lo mau lanjutin kemana, Li?" tanya Dea pada Eli. "Kayaknya, gua cari kerja dulu deh. Soalnya, di masa pandemi seperti ini, usaha bokap dan nyokap gua mengalami penurunan drastis. Orang tua gua lagi kesulitan keuangan. Jangankan untuk biaya kuliah gua, buat bayar kontrakkan aja susah," jawab Eli lesu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
A Wandering Star

A Wandering Star

Raja Fedrix menancapkan klarinetnya semakin dalam, menembus punggung Ratu Angel. Mulutnya mulai mengeluarkan banyak darah, dan ia mulai kehilangan kesadaran, namun masih bisa berbisik, "Kau, akan hancur… lihat saja. Kau pikir kau bisa selalu mendapatkan apa yang kau mau? Aku rasa, akan ada saatnya nanti, kau akan hancur, dan wilayah serta istanamu akan menjadi gersang. Kau akan hancur, hancur!”
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai keep the aspidistra flying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status