Istriku Seorang Juragan
ujar Jingga dengan suara tenang, tapi penuh keyakinan.
Aku mengangguk, mengacak rambutnya gemas. "Makasih ya masukannya, kalau kandang kelinci sama dombanya gimana?"
Jingga tersenyum dan mengerutkan dahi, memikirkan desain kandang yang aku tunjukkan di ponsel. Dia selalu punya cara untuk melihat hal-hal kecil yang mungkin terlewatkan oleh orang lain."Kandang kelinci dan domba? Sebenarnya, untuk kelinci, aku pikir kita bisa buat sedikit lebih luas, Kang. Kelinci itu butuh ruang bergerak, dan harus ada ruang untuk mereka bersembunyi atau beristirahat. Kalau domba, harus ada tempat untuk mereka berlindung dari hujan atau panas. Tapi, jangan terlalu rapat, biar mereka tetap bisa bergerak dengan
Hot Chapters