Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Ukurannya hampir sama dengan kuda, memiliki bulu halus berwarna putih dengan mata merah menyala. Kelinci tersebut berlompatan senang karena telah diciptakan oleh Lintang. dia berlari ke sana-kemari seperti halnya kelinci biasa. Lintang terus memperhatikan kelinci miliknya dengan seksama. Tidak lama, tubuh kelinci itu perlahan menyusut menjadi kecil. Sampai 2 jam kemudian, kelinci ciptaan Lintang mati dengan kondisi tubuh kering mengenaskan.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Perjalanan turun berlangsung lebih cepat karena gravitasi membantu dan tidak ada formasi berbahaya yang perlu dihindari. Aira yang kemarin harus digendong sekarang berlari-lari di depan dengan semangat yang sama sekali tidak berkurang meski kakinya paling pendek di antara semua orang dalam rombongan. Kelinci abu-abu yang kemarin ditolak untuk dijadikan makan siang kini berjalan mengikuti Aira seperti anjing terlatih, tidak pernah lebih dari dua langkah di belakangnya.
1063.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kelinci melompat
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

Irimie gesit menghindar, lalu berlari cepat mencari kapsul terbang mininya. “Ah sial! Aku tidak membawa petir portable,” keluh Irimie. “Ayo sedikit lagi!” ucap Irimie ketika melihat kapsul terbang miliknya sudah berada di depan mata. Irimie mempercepat gerakan kakinya ke kapsul terbang tersebut. Namun sayang ternyata ekor kalajengking raksasa itu lebih cepat dari pada gerakan kaki Irimie, sehingga kalajengking itu mampu menusukkan ujung ekornya ke betis Irimie. Irimie jatuh tersungkur ke tanah, lalu mengaduh kesakitan. Wajahnya berkeringat dingin, dan bibirnya bergetar.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

“Kelinci ada warna apa aja?.” “Putih, cokelat, hitam, dan campur! Itu maksudnya warna campuran. Terus, kelinci kalau masih kecil, telinganya belum tegak dan belum panjang, kayak itu!” Saka menunjuk hewan yang dimaksud. “Pinter banget. Besok di sekolah bisa cerita juga, ya.” “Iya.” “Saka senang enggak liburan kali ini?” “Senang! Bisa naik kuda, lihat rusa, kasih makan hewan, sama tidurnya bertiga. Tapi maunya aku di tengah, bukan Papa,” ujarnya sambil manyun, membuat Kanaya menahan tawa.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

Dalam pecahan detik yang krusial itu, emosi dan energiku mendadak menghentak batu giok di dadaku. Tanpa berpikir panjang, aku langsung mengerahkan seluruh tenaga di otot kakiku demi memicu 'Jurus Lompat Katak Bekasi'. Itu adalah jurus absurd yang biasa kugunakan untuk melompati selokan besar saat dikejar anjing pangkalan dulu. BOOM!
10.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Mmm-ayam-ayam Monyet kecil berwarna putih salju itu melompat ke tubuh Xiao Jin, menari dan melompat kegirangan. "Ayo pergi!" Lin Xuan juga duduk bersila dan menepuk kepala Xiao Jin.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Crowned By The Moon

Crowned By The Moon

melompat dari satu pohon ke pohon lain, melompat dari batu tinggi ke lereng yang curam adalah hal mudah bagi mereka. Noel sama sekali tak mengendorkan pegangan tangannya pada Arcellia, tak akan membiarkan wanita itu jatuh dan membuat tuannya marah. Melompat dalam gerakan panjang dan terpaan angin yang kencang, Arcellia sama sekali tak sadar, seolah tertidur dalam sihir yang dalam. Meskipun kali ini ia kembali sebagai seseorang yang akan diadili, Kael tetap memimpin di depan, ia tak menoleh sedikit pun. Namun Yuan menyadarinya, Tuannya itu mencoba tak terlihat lemah sedikitpun
599 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

seru pria bertopi dan berkumis tipis. "Selicik-liciknya kancil pasti sekali kena perangkap. Jangan kamu kira seekor tupai bakalan selamat dan tidak akan pernah jatuh ketika melompat dari tempat satu ke tempat lain. Nah, begitu juga dengan kamu. Tidak selamanya kamu berada di atas dan tidak selamanya menyabet juara."
33.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Mereka menemukan kekuatan tersembunyi di balik setiap gerakan kacaunya, atau kecerdikan, atau kecepatan, atau kegesitan tak terduga, atau bahaya maut. Suatu ketika, Angon Luwak menarik mundur tubuhnya beberapa tombak dari lawan dengan cara melejit ke udara. Di ujung panggung, dia menjejakkan kaki ringan. Selanjutnya, dibuat satu hentakan keras-keras sambil menjatuhkan badan ke permukaan panggung. Dengan cara itu, tubuhnya meluncur di atas permukaan panggung.
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PUTRI

DENDAM SANG PUTRI

Kedua telinganya yang panjang ikut-ikutan bergerak saat ia melompat. “Jangan ganggu aku, Jessy nakal!” Tangannya menepis saat Rury, si kelinci gendut naik ke atas punggungnya. “Heeeiii?!” Sepasang mata indah itu terbelalak saat ia tahu yang menyentuh punggungnya tadi ternyata bukanlah Jessy, melainkan Rury yang melompat-lompat di atas punggungnya. “Kamu ya, Rury?! Dasar kelinci gendut yang nakal!” Putri Kimberley langsung meraih tubuh Rury dan menciumnya.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai kelinci melompat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status