Terjebak Pernikahan Dengan pria Sadomasokis
"Em,em. Aku belum yakin apakah ini cinta atau pun apa? Hanya saja aku selalu merasa sedih, dan hampa saat melihatmu sedih. Aku selalu berharap melihat senyummu, melihat wajah rileksmu, dan juga suara lembutmu saat berbicara. Kalau itu dikatakan cinta, yah, mungkin aku memang tengah jatuh cinta!"
Ah, aku tak tahan lagi. Ku hujani wajah, bibir ranum itu dengan kecupan. Kata demi kata yang dia ucapkan laksana alunan syahdu di telingaku. Oh, beginikah rasanya bahagia karena cinta? Karena mendamba seseorang?