TETAPLAH BUTA, SUAMIKU
"Aku mau ke restoran, mau lihat perkembangan resto yang ada di sekitar sana. Bagus, sih. Meskipun, baru berjalan beberapa bulan, tapi perkembangannya sudah bagus banget. Aku seneng banget karena cabang kedua ini terbilang pesat perkembangannya. Tapi, aku malah dibuat bete sama pengendara mobil itu. Gemes banget, rasanya pengen aku kejar dan aku hajar dia."
Rania terkekeh melihatku bersungut-sungut. Dia memang tahu jika aku adalah wanita pecinta kucing. Dari sewaktu kuliah dulu, aku selalu tidak pernah diam jika ada yang menyakiti makhluk lucu itu di depanku. Mereka pasti akan mendapatkan teguran dariku, atau bahkan makian.
Waktu terus berjalan, hingga sudah dua hari dari kejadian itu, aku me
Hot Chapters