Ada anggapan populer bahwa nyamuk lebih suka menghisap darah orang yang 'manis', tapi sebenarnya ini lebih mitos daripada fakta ilmiah. Nyamuk tertarik pada kombinasi faktor seperti karbon dioksida yang kita keluarkan, suhu tubuh, dan senyawa kimia dalam keringat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa golongan darah O lebih rentan digigit, tapi ini belum sepenuhnya terbukti.
Yang jelas, aroma tubuh dan bakteri kulit memainkan peran besar. Aku pernah membaca studi yang bilang bahwa nyamuk suka dengan asam laktat dan ammonia dalam keringat. Jadi, kalau habis olahraga, biasanya lebih sering digigit. Lucunya, temanku yang hobi makan permen justru jarang digigit nyamuk, sementara aku yang jarang manis-manis malah jadi sasaran empuk.