Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RETAK

RETAK

Ayah dan anak itu sudah berbaikan. Setelah berbicara dengan sang ayah. Vitaloka memilih menepi sejenak di dekat prasmanan. Mencicipi berbagai kue basah yang tersedia. Kemudian, mengecek gawainya untuk memastikan pekerjaan yang masuk. Untung saja sebelum undangan tersebar, dia belum menyebarkannya ke teman kantor. Jika iya, maka Vitaloka akan menahan malu yang membuat dia merasa tak nyaman.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as kept
Read
+Library
Alice

Alice

ucap Dirga dari arah belakang Alice. Kenzo menghembuskan nafasnya pasrah, sementara Dirga dan Alice hanya menampilkan cengiran nya yang manis. "Yaudah silahkan duduk!" ucap Kenzo dengan ketus dan dengan senang hati Alice dan Dirga kembali ke posisi duduk nya. Alice sedikit menatap sinis ke arah Dirga, begitu juga Dirga yang membalas tatapan tersebut. "Seriusan main basket lo siang begini?" tanya Gatha dengan suara kecil nya.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 118 Times as kept
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as kept
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Ucap Jordan. Violet mengadahkan tangan kanannya bermaksud meminta hp milik Jordan. Dan tentunya Jordan mengetahui itu, ia memberikan tas kecilnya begitu saja ke tangan Violet. Mendapat persetujuan, Violet langsung membuka tas dan mengambil hp Jordan. Ternyata hp nya tidak di kunci sama sekali. Violet pun mengetikkan nomornya disana, setelahnya ia mengembalikan tas beserta isi-isinya kepada Jordan.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as kept
Read
+Library
Reset

Reset

Dia akan tetap buat perhitungan. Saka berhenti tepat di bawah rumah pohon dekat perkampungan belakang kompleks rumahnya. Dia ambil ponselnya mencoba menghubungi Iqbal. Sialnya, Iqbal tidak angkat. Saka berteduh di bawah pohon, menyenderkan tubuhnya berusaha sebanyak mungkin menghirup oksigen. Dia tidak sadar kalau sedang berada di area perkampungan kumuh. Dan dia baru sadar juga kalau di atasnya ada rumah pohon yang tidak terawat. Iseng Saka ingin naik ke atas, tapi baru naik satu tangga, dia berhenti. Saka mendengar musik dari atas, lagu pop rock menghentak.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as kept
Read
+Library
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as kept
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Tapi siapa? Drrrttt drrrttt drrrttt Getaran ponsel menyadarkan Ratih dari lamunannya. Ia melihat nama yang terlihat di layar ponselnya. Pak Hadi. Ratih menepuk jidatnya, kemudian mengangkat ponselnya. “Halo, Pak Hadi.” Sapa Ratih sambil berjalan cepat kembali ke rumah majikannya. “Kamu dimana Ratih? Kenapa tidak kembali ke sekolah?” Tanya Pak Hadi.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as kept
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

"Kalo gue minta ketemu Kekeyi?" Baskara mengangguk pasti. Kecil. "Kalo gue minta anak kangguru?" Baskara mengangguk, lagi. Terpatri jelas senyuman kebanggaan dengan sombongnya. "Kalo mercedes benz?" Ia tetap mengangguk, seolah semua yang dikatakan Joita hanyalah masalah kecil yang tak lebih dari kotoran kuku. "Alah, tipu-tipu lo!" Ia mengibaskan tangan, mengusir kehaluannya yang ingin ternak kangguru.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as kept
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Jawab Gio. “Iya iya, aku juga tau, kok. Cuman takut salah aja.” Jawabku. Namun tak lama ternyata ponselku berbunyi. Disana tertera nama Diska menelponku. “Ah, aku masuk dulu ya.” Pamitku, lalu beranjak mengambil ponselku. “Hallo, Ka! Ada apa?” Tanyaku. “Chaa! Gue kangen deh sama lo!”Jawab Diska disebrang sana.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kept
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos Kalau dengan nyanyian "I do" Dini tinggal hafalin nyanyiannya dan analisis sendiri. Misal pada lirik pertama "I do" Ini bisa di analisis sebagai rumus tenses dengan kata "I" yang berarti saya sebagai subjek dan kata "do sebagai verb atau kata kerja. Karena kata "do" termasuk dalam verb satu. Jadi kesimpulan rumus yang didapat adalah S + V1 ( subjek + verb1). Ini ada lah rumus simpel present tense.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as kept
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status