IDENTITAS TERSEMBUNYI SANG PEWARIS ASLI
Perempuan itulah yang sudah menjadi partner Aksa dan kebetulan memiliki visi dan misi yang hampir serupa.
Mereka tiba di rumah sakit. Tampak Ameera, Sasha, Meranti dan Gavin tengah berdiri di depan ruang ICU. Mata Meranti, Sasha dan Ameera sudah bengkak. Kondisi Aksa kritis karena ternyata mengalami beberapa patah tulang dan serangan di daerah kepala.
“Gimana kondisi Aksa, Ma?” Pak Subarkah tergesa dan memburu istrinya. Meranti mengangkat kepala. Dengan wajah pasrah dia bicara, “Kita bantu doa saja, Papa.”