Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua
Aku tersenyum berurai air mata, sambil berbicara pada fotonya.
"Kini anak- anak sudah dewasa, bahkan Cinta sudah menikah. Dan kini kamu tau nggak? Galih juga akan menikah. Maafin kekurangan aku ya, jika detik ini, aku belum bisa membantu Erina, adik kita. Ada beberapa hal, yang masih aku pertimbangkan. Dan kamu tau nggak? Cinta bersikap aneh hari ini, dia meminta apartemen masa tua kita, untuk dia tempati. Apakah aku Ibu yang egois? Menolak kemauannya?"
Kali ini, aku tidak mampu lagi menangis sambil tersenyum. Ada perasaan mengganjal di hati ini, jika aku mengingat permintaan Cinta yang sudah aku tolak tadi.
Hot Chapters