Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Bagaimana mungkin dia tidak bersemangat? “Aku akan mencobanya.” Saat Krisna melompat ke sepeda motor, suara yang menyenangkan datang dari dasbor. “Halo, tuanku yang terhormat, selamat datang di sepeda motor Noss Model 3 Kaizer Diablo. Saya asisten keselamatan Anda. Bagaimana Anda ingin memanggil saya? ” Sepeda motor ini memiliki sistem AI—kecerdasan buatan—seperti sistem rumah pintar di rumahnya.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Revikrnndi Hah, mazazi twings lo salah liat kali kap, lo Kan Rabun wkwk Rakaptrarhdi Iye lo salah liat kali kap, mana ada si zeko sama rania, kenal dari mana coba? Kevinandika Waktu tawuran disekolah, kan Rania muncul di tengaj tengah anjing bisa aja Zeko liat Rania dan niat deketin. Apalagi waktu itu Arya nyelametin Rania, bisa jadi Zeko ada niatan buruk sama Rania. Revikrnndi
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

“Benar, Pak.” Kiai mulai membaca untaian doa. Jemarinya tak lepas menggulir biji tasbih. Syukur dipanjatkan, kendaraan berhasil melewati rute di mana kendaraan selalu kembali ke titik awal. Saat ini, mobil mulai memasuki hamparan perkebunan.
9.774.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

Ia terkekeh-kekeh, terlihat sangat senang dan bersemangat. "Terus, jadinya anak kita namanya siapa?" tanya Raka. Kyra menaruh mangkuk soto kudusnya yang belum habis itu di atas meja samping kasur, lalu ia mengambil ponselnya di sana. "Aku udah bikin daftarnya, loh," sebutnya. Jarinya dengan lincah menggulir layar, lalu menunjukkan beberapa pilihan nama perempuan maupun laki-laki. "Tapi kalau laki-laki aku lebih ke yang nomor 1, Arden Khevandra Argata. Kalau perempuan, aku suka yang nomer 4, Khaira Dyandra. Boleh ditambahin nama belakang, boleh nggak."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Litheng Kudi(1). . .” (1)Litheng Kudi adalah senjata andalan Mahamara yang berbentuk sabit besar yang bentuknya mirip dengan Mahakudi milik Hyang Marana. Litheng dalam bahasa sansekerta berarti hitam dan Kudi dalam bahasa sansekerta berarti Sabit.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Hanya saja, milik Fazam lebih besar sedikit dari pada milik Aluna, dan smartphone keduanya memiliki merk yang berbeda. Fazam membuka aplikasi I*******m dan menemukan sebuah notifikasi masuk permintaan pertemaan dari @AlunaAndromeda. Laki-laki itu kemudian menekan tombol “Followback” yang membuat keduanya kini berteman pada sosial media yang bernama I*******m tadi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Wagiman

Wagiman

tanyaku tentang kos pertama. “Enggak ah terlalu gelap,” jawab Kina. “Yang ini gimana?” tanyaku tentang kos ke dua. “Terlalu kecil dapurnya,” jawab Kina. “Kalau yang ini gimana?” tanyaku tentang kos ke tiga. “Hmmm.. enggak ah, terlalu jauh dari kampus,” jawab Kina “Kalau yang ini cocok gak?” tanyaku tentang kos ke empat.
9.29.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Persona

Persona

"Aku..." ***
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Lalu sebuah pesan teks masuk, dan dengan cepat di buka oleh cowok itu. [Bagaimana? Videonya keren kan?] disertai emot menjulurkan lidah lalu tertawa ngakak. Brakk! Kali ini ponsel itu benar-benar hancur berkeping-keping. Bryan melemparkan benda itu dengan keras, dan menghantam dinding. Jordan dan David berubah pias, setelah ikut menyaksikan video barusan. “Cari kamera itu, sekarang!” Bryan memerintah kedua temannya untuk mencari kamera pengintai, di rumah itu.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Kali ini gadis remaja itu mengajak berkenalan pria-pria tegap yang mengenakan kaus berkerah warna putih. "Kevin." "Adam." "Gio." Senyum di wajah Tatiana makin melebar. Ia memandangi Liara lagi. "Yang itu, siapa, Kak? Aku menunggu kau memperkenalkan kami. Rasanya, dia berbeda dari yang lain." "Berbeda apanya?" Kali Ini Hagan tak tahan untuk buka suara. Meski setelahnya ia segera mengatupkan bibir rapat dan menggaruk kepala. Liara melempar sorot tak senang barusan.
9.534.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 905 kali sebagai kian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status