SUAMIKU KEKASIH IBUKU
“Ringan. Akustik. Aman buat kafe.”
Ia mengangguk. “Coba sekarang ini.”
Byan tersenyum lebar. “Terima kasih, Bu. Maaf, kalau boleh panggil Mbak saja, aku kira Mbak seumuran kita."
"Tua kamu malah. Mbakyu aku, ini seumuran sama aku, dua satu. Kamu dua-dua dua-tiga ' kan kalau baru wusuda?" protes Yasmin.
"Bener, kalian malah adik kelasku."