Suami Perkasa
Matanya terlihat berkilat aneh, seperti menyimpan rahasia.
“Oh, aku cuma lagi rebahan kok. Capek seharian kerja,” jawab Dayana dengan nada sedikit terburu-buru.
Percakapan awal berjalan normal. Rangga bercerita tentang pekerjaannya, tentang klien yang rewel, juga tentang keinginannya segera menikah agar mereka tidak perlu lagi saling menunggu lewat layar kaca. Dayana sesekali tersenyum, mengangguk, tapi tidak banyak bicara. Hatinya seperti ada di tempat lain.