ISTRI SIRI TENTARA ALIM
HaniHadi_LTFlirik menangis dijalan pulanglirik bagai ranting yang keringnadin amizah menangis di jalan pulangkering sudah air mataku
“Yasmin, Ummi tahu dia teman masa kecilmu. Kalian sudah saling kenal sejak kecil. Memng rumahnya satu gang dari kita. Ummi juga belum pernah menemukan pemuda sebaik dia yang begitu menyayangi kamu."
Yasmin tetap diam.
“Tapi, Yasmin… kalian berbeda,” lanjut Jamilah, nada suaranya lebih hati-hati kali ini.
Perlahan Yasmin mengangkat wajah, menatap ibunya dengan sorot mata penuh keyakinan. “Dia sekarang sudah masuk Islam, Ummi.”
Jamilah tertegun. Sejenak, hanya suara jam dinding yang terdengar berdetak di antara mereka.