Cinta untuk Nazdira
Namun dengan cepat Nadzira menepisnya
"Tidak pantas seorang majikan bertanya seperti itu pada pembantu yang bukan siapa-siapa, kalaupun aku tidak baik-baik saja adakah Bapak merasa iba padaku? Baiklah, mari kita jalani pernikahan ini dengan aku menjadi pembantu selama satu tahun ini, setelah itu aku akan pergi, sungguh berjuang pada pernikahan yang hampir tiada kebahagiaan di dalamnya sangat menyakitkan" ujar Nadzira menunduk dalam membiarkan air matanya jatuh sesuka hatinya membasahi wajahnya, dia tidak tahu harus seperti apa lagi sebab sepertinya semua sudah Ia lakukan, dia berjuang sendiri sebab lelaki yang di hadapannya itu tidak pernah menganggapnya ada
Hot Chapters