Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Tapi memang sedikit lembab. Sang adik mulai menyadari pertanyaan dari kakaknya mengarah ke mana. “Apa Jeni—-” kalimatnya terhenti, salah seorang mahasiswa dari jurusan lain tiba-tiba masuk. Pria itu menelan ludah, duduk di hadapan mereka tanpa permisi. “Maaf, perkenalkan namaku Arifin.” Ucapan muda itu cepat, tapi ragu. “Oh…Aku pernah dengar tentangmu. Kamu mahasiswa jurusan sastra yang sempat mendapatkan penghargaan kan?” Tanya Keiko antusias.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

Bastara terdiam sejenak, seolah menimang-nimang penjelasan apa yang akan ia berikan pada Arfin. “Jika masalah itu kau bisa cek di sosial media, cari saja Arkam Pradipta. Namun, perusahaannya yang cukup terkenal adalah resort dan retail. Dia juga cukup disegani di kota ini, kalau tak salah selain Bibi Masayu Pak Arkam juga mempunyai cucu perempuan. Tapi entahlah, aku hanya tahu sebatas itu mengenai latar belakangnya.”
1072.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

ujar Arif sambil berpamitan menyalami Hasan dan Bu Nafis. "Tuh kan San, kau lihat sendiri sekarang! Aapa kau tak malu memperlakukan Arif seperti itu? Saat kau susah begini siapa yang ada untukmu? Nyatanya Arif kan? Makanya kau itu jangan menilai orangnya itu dari luarnya aja seperti kata pepatah don't judge people from cover," omel bu Nafis sambil memakan buah yang Arif bawa tadi. "Weh, Ibu tahu dari mana istilah itu," goda Ifah pada ibunya.
9.544.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Ini bisa menjadi jaminan bagi mereka. Sayangnya, tidak ada orang seperti itu di Kerajaan Nuala. Kalaupun ada, mereka mungkin tidak bisa menundukkannya. Arifin berasal dari suku utara dan memiliki reputasi besar. Dulu, Wira bersusah payah untuk menarik Arifin bergabung dengan pasukannya. Trenggi dan yang lainnya menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Namun, harus diakui semua jerih payah Wira sangat layak. Bagaimanapun, Arifin memang berbakat!
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239.4K kali sebagai kitab bustanul arifin
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

“Kalau nggak demi jualan dan jadi model untuk brand ini, aku ogah pakai, Ar. Belum siap. Masih bejat, nggak pantes hijaban.” Arifin tersenyum. Sembari mengeluarkan jurnal catatan miliknya dari ransel, lelaki itu berkata, “Padahal kamu cantik pakai jilbab, Yu. Lebih anggun.” Arifin menyerahkan buku dengan sampul motif batik itu kepadaku sambil menundukkan pandangannya.
1030.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

sahut Umi Hanum lega. “Trus, kamu bisa ketemu Pak Arifin itu gimana, Gus?” tanya Kiai Mansur sambil bersedekap. Ia merasa banyak kejanggalan dari cerita anaknya. “Untungnya ada Pak Arifin, Bah. Kami tidak sengaja ketemu saat ledakan itu terjadi. Saya sudah mengira ada yang tidak beres. Jadi berusaha menjauh, tapi bingung menemui siapa. Sebab orang yang menjemput saya tak karuan entah ke mana."
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

Reza dan Kalia serentak menoleh. Seorang pria tampan berdiri di sana. Penampilannya sangat modern, rapi, dan terlihat kaya raya. Namun, di balik senyum ramahnya yang memikat, ada sesuatu yang salah. Matanya... matanya sangat dingin, tajam, dan menyimpan kelicikan yang sulit dibohongi. "Izinkan saya memperkenalkan diri. Saya Arifin... Direktur Utama dari Grup Mahkota."
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

seru Rehan sambil tersenyum bangga. Arifin yang sudah paham dengan keadaan Ardi. Ikut sedih, setelah melihat perbincangan sahabatnya. Dia menuju ke arah Ardi sambil menyelipkan beberapa uang ke kantong Ardi. "Apa ini mas?!" tanya Ardi terkejut. "Udah, buat rehan beli Bakpia." bisik Arifin sambil menepuk pundak sahabatnya dengan santai.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Kamu memang sahabat terbaikku," Arif menggendong ranselnya dan menjinjing tas besar. Burhan mengantarkan Arif sampai Travel yang di pesan Arif datang. Mereka berpelukan sebelum Arif naik Travel yang ditumpanginya. "Aku selalu mendoakanmu, Rif, semoga Yana cepat ditemukan." ujar Burhan sesaat sebelum Arif naik Travel. Sepanjang perjalanan, Arif terus hanya melamun, pikirannya kacau. Sampai travel berhenti di depan rumahnya, dan sopir menepuk pundak Arif.
9.973.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Apalagi si Arifin … Anang benar-benar benci. “Bangsat lo, Fin! Lo disuruh Kiai Abdullah buat nyesatin gua, ‘kan? Lo sampai hati, gak ada hati!” Bimbim tak paham dengan ucapan Anang. Namun Arifin hanya terdiam. Jauh di lubuk hatinya, ia merasa bersalah, tapi juga tak berani berkata jujur pada siapa pun perihal apa yang sebenarnya terjadi saat mendaki dulu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kitab bustanul arifin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status