Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

“Kamu tahu nggak? abi sama uma nunggu kamu banget. Tiap hari Ibu cerita tentang kamu. Kamu kecil, tapi kamu udah bikin hati kami penuh. Penuh harap, penuh cinta.” Arkana diam sejenak, mengusap lembut perut Zaina, lalu membuka mushaf di pangkuannya. Ia mulai melantunkan beberapa ayat dari Surah Maryam suaranya merdu, tenang, bergetar dengan rasa yang dalam. "Wa innii khiftu almawaaliya min waraaa’ii wa kaanatim ra-atii 'aaqiran fa hab lii mil ladunka waliyyan."
1017.7K viewsOngoingAdded to Library 673 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

Nun membaca di CV, wanita itu bernama Nur Aini. Hanya saja postrur tubuh wanita itu lebih berisi daripada Nun yang mungil. Penampilannya juga lebih berani dengan padanan abaya berwarna kuning lime dan pink fanta. Tidak sekalem Nun, sorot mata Nur Aini tampak beringas. Nun berdiri menyambut ‘kembarannya’ itu sambil tersenyum manis. Namun sebelum ia memberi salam hangat, sebuah teguran menggema.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Peninggalan Sang Bima

Peninggalan Sang Bima

kata Raffi sambil menepuk bahu Prayoga. “Iya, maru dalam bahasa Sunda itu artinya baru. Jadi, Marudewi itu maksudnya istri yang baru. Memangnya siapa lagi yang akan mendampingi Sang Nabi untuk urusan besar keagamaan dalam ajaran Hindu selain Aishah yang menyempurnakan bacaan Al Qur’an dan Hadith? Rishabhanatha ini artinya wali penjaga negara, loh! Tidak sembarang wanita bisa mendampingi Nabi Muhammad di surga.” “Lalu, apa lagi buktinya, Eyang?” tanya Raffi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Dada Aini berdentum dengan hebatnya, sebuah rasa yang belum pernah ia dapatkan sebahagia ini selain dengan kabar ibunya yang tak kunjung ia dapatkan kepastiannya. "Mas ingat ulang tahunku? Makasih ya?" Aini tersenyum malu-malu. Wajahnya menunduk untuk menutupi semburat merah yang membuat pipinya bak kepiting rebus. "Sama-sama. Itu bukan barang yang mewah. Hanya sebuah alat yang akan mendampingimu melakukan rutinitas menghadap Tuhanmu. Semoga kamu berkenan menyelipkan namaku disetiap ibadahmu itu." Zain Al Ghifari berujar dengan tatapan dalam sebagai bentuk permohonan.
1056.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Membuka kitab untuk materi ujian hari kedua besok, tanpa terasa mataku pun terpejam sambil menggenggam kitab yang kubaca. Rena masuk kedalam kamar dan mendapati Anin yang sedang tertidur sambil memegang sebuah kitab berbahasa arab gundul. Dia menatap gadis muda yang tengah tertidur itu dengan sayang, lalu mengelus rambutnya pelan. Rena pun keluar lagi menuju dapur. Membantu Maryam yang tengah mempersiapkan untuk makan siang. "Aninnya ga ikut turun, mba?" tanya Maryam mengernyit.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Istri Kedua Suamiku

Istri Kedua Suamiku

Untuk sementara dia melupakan istri keduanya yang sedang uring-uringan di rumah barunya. Nuraini terkejut mendapatkan banyak panggilan tak terjawab saat mengecek ponselnya. Karena penasaran dia melakukan panggilan balik. "Assalamu'alaikum, Mah! Maaf tadi Aini tertidur, ini baru bangun trus sholat. Ada apa ya?" "Nggak apa-apa, tadi mau ngajak kalian makan siang. Sepertinya kalian kelelahan sampai kamar langsung tidur, ehm."
1021.8K viewsOngoingAdded to Library 675 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Titik Nadir Sang Pendosa

Titik Nadir Sang Pendosa

Naura kembali tertawa sambil menggelengkan kepala. Dia memindai wanita yang duduk di hadapannya. Tunik navy dengan motif bunga-bunga kecil warna merah dipadukan dengan jilbab warna senada membuat penampilan Aini terlihat rapi dan sedap dipandang. Tidak Naura pungkiri, Aini pandai merawat diri. Walau sudah mempunyai anak, tubuh Aini masih terlihat sangat proporsional, seperti gadis yang belum menikah.
1021.7K viewsOngoingAdded to Library 801 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Show Reviews (12)
Read
+Library
shameita
thor yang bai...dan selalu pny byk ide dlm plot novelnya.... tolong dong judul² ini di upload di GN juga thor..... PLEASEEEE.... :) Air mata sang bidadari Mencintai harapan Dermaga yang terbelah Akankah selamanya luka Kita yang terluka Menyulam air mata Masih yang terindah
Ayu Ayuningtiyas
ceritanya bagus Thor, pembelajaran utk semua anak gadis agar bisa menjaga diri dan kehormatannya,jgn percaya sama mulut manis dan kelakuan laki" yg bilang cinta dan sayang.semoga ada kehidupan yg lebih baik lagi untuk Naura.
Read All Reviews
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

“Iyah, waktu itu ba’da maghrib kami berkumpul di rumah beliau. Nama beliau adalah Pak Ahmad Zainuri. Kami biasa memanggilnya Pak Zen. Beliau mengajari kami membaca Al Qur’an, menghafal do’a-do’a umum, dan juga menghafal surat-surat pendek. Pak Zen orangnya sangat sabar dalam menghadapi tawa canda kami, kepolosan kami, dan kenakalan kami. Beliau benar-benar guru yang bisa digugu dan ditiru. “Hingga ba’da maghrib hari itu setelah kami didampingi belajar membaca Al Qur’an, beliau meminta kami menghafal do’a. Do’a ini sangat umum diketahui, yaitu do’a untuk orang tua: Rabbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayaanii shaghiiraa. Yang secara Bahasa Indonesia terjemahannya kurang lebih sep
103.0K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Mereka mengangguk, lalu pergi untuk menjalankan misi selanjutnya. Asih menutup wajah, merasakan tubuh dan batin yang lelah, namun dia tak akan menyerah sebelum sang putra kembali dalam dekapannya. Rumah Asih kembali ramai oleh para tamu yang berdatangan untuk mengaji, mengirimkan do'a kepada mendiang Wijaya dan Rosma. Mariana juga turut hadir, ditemani oleh bi Sumi yang memeluk Asih erat. "Yang tabah ya, Nak. Semua pasti ada hikmahnya," bisik wanita tua itu. Asih mengangguk sembari tersenyum, mempersilakan semuanya duduk di tempat yang disediakan.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Wahyu membawa jemari Nur ke bibirnya. "Ummm Kakak, memuji pasti ada maunya" rungut Nur dengan nada manja. "Pujianku halal, Nur. Mauku juga halal. Karena kamu halal bagiku" "Ummm Kakak, Kakak seperti punya kebun tebu di mulut Kakak" "Eeh apa maksudmu?" "Ucapan Kakak selalu manis, nanti aku diabetes, Kakak" "Manisku halal Nur, tanpa pewarna, tanpa pengawet, tanpa zat kimia. Tidak akan membuatmu kena diabetes" Wahyu mencubit kedua bekah bakpao coklatnya dengan gemas.
9.825.6K viewsCompletedAdded to Library 870 Times as kitab marhaban ya nurul aini
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status