TETANGGA DARI NERAKA
Bagiku, tidak melulu pakai lauk ikan atau ayam, tempe dan tahu juga kaya akan protein.
Berkali-kali kurasakan usapan lembut di punggung. Aku tau, Bu Tari mungkin tidak ingin aku meladeni Bu Nurma yang memang terkenal tidak mau kalah itu. Akhirnya, dengan sekuat tenaga menutup mulut, aku berhasil meredam emosiku agar tidak memuncak saat ini juga. Bu Tari ada benarnya juga, untuk apa aku melawan ucapan Bu Nurma, yang ada dia malah mencari topik lain untuk menyudutkanku.
"Sudah Mang! Cepat ini hitung, lama-lama mual aku kalau ngeliat tempe sama tahu." Bu Nurma menyerahkan sekantong kresek hitam pada Mamang.
Hot Chapters