Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Pocong itu tertawa melengking. "Eh, Cong! Itu ketawa ala aku tau! Kamu gak boleh meniru aku! Nih, image aku itu ketawa cekikikan kayak gitu," ucap si kuntilanak dengan gemasnya menarik ikatan kepala si pocong. Mendengar perdebatan kedua hantu itu, Laila malah jengkel. Ia memberanikan diri untuk membentak kedua hantu di depannya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Apalagi beberapa hari ke belakang dia sengaja mendatangkan orang pintar untuk memihta perlindungan. "Dasar setan bodoh!" Tirta berbalik, jantungnya hampir copot saat mendapati kuntilanak berdiri tepat di depannya dengan tersenyum lebar, matanya yang putih semua melotot. Perlahan kuntilanak itu membuka bibirnya, hingga membuat cairan merah dan bau amis keluar menyeruak dari mulutnya. "Aaaaaa!" Tirta mundur sambil menutup wajahnya ketakutan.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

Gigle gigleee Tawa Celina begitu geli, membuat Nita dan Tian terdiam melihat wajah Celina yang begitu menggemaskan karena tertawa. "Ehh ponakan! Gak mungkin Celina punya uncle songong kayak kamu! Celina itu ponakanku!" seru Nita dan kembali ingin mengambil Celina yang sudah terdiam. Dan Tian kembali menghindar dan mengangkat Celina kembali. Giggle giglee Celina kembali tertawa. Membuat Nita dan Tian juga ingin tertawa. Tapi mereka berusaha menahan diri. "Celina tidak mungkin punya aunty bar-bar kayak kamu!" ketus Tian tidak mau mengalah.
10107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

tanya Desti, berjerit-jerit sambil berlari ketakutan. "Ituuuuu!" Desti menengok ke belakang. Astaganaga, kuntilanak kuning tadi sedang digendong oleh Desti! Setelah Desti menengok, kepala kuntilanak kuning itu lepas. Seketika mereka berdua berjerit ketakutan.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Mereka terlihat sedang menertawakan dan mengejekku pada malam itu, karena mungkin mereka memang niat menjahiliku pada saat itu. Aku awalnya tidak memperdulikan para kuntilanak yang sedang tertawa itu, karena aku hanya ingin mencari kepala yang tadi membuatku kaget. Namun aku sekarang tidak menemukan kepala tersebut, hingga akhirnya aku membalikan badan dan berjalan mendekati pohon beringin yang kini ramai oleh para makhluk seperti kuntilanak dengan tertawa khas nya. Hihihihihihiiiii....
9.8683.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.0K kali sebagai tertawanya kuntilanak
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
TERTAWAN GODAAN CINTA

TERTAWAN GODAAN CINTA

Seolah memberikan jawaban dari pertanyaan pria di sebelahnya. Tigor menelan ludah dengan berat. Ia tidak naif jika tidak mengerti apa maksud dari Alana itu. Tetapi hal itu cukup membuatnya benar-benar sangat tercengang. “Ini akan menjadi kenangan terindah darimu, Titan!” kata Alana. “Tidak mungkin! Itu pasti salah!” gumam Tigor yang matanya berkedip dengan cepat.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Tertawan Cinta Kakak Ipar

Tertawan Cinta Kakak Ipar

teriak Rafan yang masih berada di ujung ruang bawah tanah. "Keluarkan aku, brengsek! Jika kau memang laki-laki, mari kita bertarung secara sehat. Jangan kau memanfaatkan ketidakberdayaanku ini. Kau akan terlihat seperti pengecut dan pecundang saat melenyapkan aku dalam kondisi yang tidak berdaya."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Ia menatap Lilian dengan binar baru yang semakin bersemangat. "Kau ingin bermain denganku? Kau? Hahaha ...!!" Kurt tertawa terbahak-bahak hingga tubuhnya bergetar. "Kemarilah kelinci kecil ... aku akan mencabik-cabikmu agar kedua penontonmu itu dapat menyaksikanmu terkoyak-koyak dengan kedua tanganku."
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

“Tunggu, tunggu, Kas! Kamu ketawanya jangan bunyi ‘hihi’ begitu dong!” “Kenapa?” “Seperti kuntilanak, tahu!” “Lebih keren ‘hihi’ Mas, dari pada ‘hoho’.” “Memang kenapa kalau ketawamu bunyinya ‘hoho’?” “Tetap seperti kuntilanak juga sih, tapi macho! Hohoho..!” Aku tersenyum-senyum sendiri. Sembari terus berlari aku menunduk, menyembunyikan wajahku di bawah hoodie jaket yang menutupi kepalaku.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Siluman kelabang tertawa. “Maaf, Nyisanak, aku numpang lewat,” jawab Lintang seraya melesat berlari melewati bawah kakinya. “Hahaha, ternyata kau memiliki tatak rama, anak manusia,” ujar siluman kelabang, suaranya betapa keras dan menggema. “Tapi jangan harap aku akan membiarkanmu hidup, hahaha,” Selanjutnya siluman kelabang merayap cepat membalikan tubuhnya, membuat kepalanya kini tepat berada didepan Lintang.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai tertawanya kuntilanak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status