Bangun, Suamiku! Mari Bercinta
Dan tanpa basa-basi, ia langsung mencium bibir Sarah, melumatnya dengan kasar dan menuntut.
Ciuman itu bukan ciuman cinta, melainkan ciuman yang dipenuhi amarah, frustrasi, dan kebutuhan untuk membuktikan sesuatu, mungkin pada dirinya sendiri, mungkin pada Sarah, atau bahkan pada bayangan Luina yang menghantuinya.
Sarah meskipun terkejut dengan kekasaran itu, membalas ciuman Axel dengan kerinduan yang putus asa.
Ciuman itu semakin dalam, dipenuhi kebutuhan yang tak terucap. Tangan Axel semakin liar, meraba-raba tubuh Sarah di bawah pakaiannya.
Hot Chapters