Gairah Cinta Kakakku
Juna hanya mengangguk dan tersenyum, sebagai jawaban.
"Kakak nggak nyangka banget, Dek. Padahal kita bercinta cuma sekali, tapi bisa langsung jadi." Perlahan-lahan Juna menyentuh perut istrinya yang masih rata. Sentuhan itu terasa lembut dan penuh kasih sayang.
"Iya, Kak. Aku juga nggak nyangka." Silvi mengangguk, wajahnya semakin merona. "Aku pikir sekali doang nggak akan langsung jadi, makanya aku nggak beli pil KB."