Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Majalah Sosialita, pada bagian hiburan Novarelle. Judulnya menghantamku seperti pukulan di dada: [BOS BARU KELUARGA MAHENDRA HABISKAN MALAM DENGAN WANITA MISTERIUS DI KLUB ELIT." [Stella selalu bergelayut di lengannya, seperti aksesori mahal] tulis Mia.
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Raja Boneka

Raja Boneka

dunia komik. Yups, benar aku terbangun di sebuah dunia bernama Wonderland. Memiliki tubuh seorang putri tunggal Count Devolt. Sontak membuatku berminggu-minggu kaget akan kehidupan baru ku. Nama tubuh yang ku rasuki tubuhnya ini Irene Devolt. Seorang anak yang dikenal manja, ceria, dan pembuat masalah dari keluarga Count Devolt. Irene dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh orang tuanya. Sangat berbeda sekali denganku. Masih teringat olehku wajah orang tuanya yang cemas dan khawatir ketika melihatku telah bangun dari jatuh di Danau Violet. Aku pun masih sangat tidak terbiasa awalnya dengan kasih sayang yang ditunjukkan oleh orang tuanya yang terkesan sangat tiba-tiba aku dapatkan. Dunia y
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

"Rania! Bicaralah! Apa kamu akan melihat ibumu masuk penjara?" Aku terdiam sejenak, lalu keluar dari belakang ibu mertuaku. Aku menatapnya tanpa ada emosi apa pun yang terpancar dari mataku. Aku berkata padanya, "Setelah menjadi bonekamu selama lebih dari 20 tahun, sekarang aku ingin menjadi manusia." Aku tidak menghentikan ibu mertuaku melapor ke polisi. Namun, sebelum satpam menelepon polisi, Fara sudah melarikan diri dari kerumunan.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

“Mama bawain boneka buat Olivia. Nih, coba lihat. Olivia senang nggak dapat boneka ini dari Mama?” Gadis kecil itu tersenyum hangat. Tangannya yang lemah meraih boneka berwarna coklat muda itu, lalu memeluknya erat. “Terima kasih, Mama. Olivia senang sekali. Bonekanya lucu…”
10108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang Tuan Muda

Kontrak Cinta Sang Tuan Muda

“Mama udah lama nggak main boneka, Nak.” “Tapi kan Mama punya boneka di kamar,” balasnya cepat. Aku melongo sebentar, lalu ikut tertawa lagi. “Iya, itu hadiah dari Eyang waktu Mama ulang tahun.” Rey kembali menempelkan telinganya ke perutku. “Adek, nanti kamu mainnya sama Kakak Rey aja, ya. Mama biar istirahat.” Aku mengelus rambutnya lembut. “Pintar banget anak Mama.”
1042.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
CEO Dingin Itu Ayah Anakku

CEO Dingin Itu Ayah Anakku

Sang anak sedang bermain dengan bonekanya, ia pun menghampiri putri kecilnya. "Ma, bagus kan boneka dari Om Jo," ujarnya. "Kapan dia ngasih ini ke kamu?" "Mama, apa enggak lihat sejak tadi aku memegangi boneka ini?" Berlian menggeleng, ia sama sekali tidak melihatnya. "Mama sih dari tadi sibuk mengomel saja. Kasihan orang baik kaya Om Mama marahi terus, dia baik walau aku tahu bukan ayahku."
10356.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.2K kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Tapi sabar itu hilang waktu liat isi kantong ketiga. “Ini apa lagi?!” katanya, matanya melebar. Reza senyum bangga. “Lucu kan? Boneka jerapah! Biar nanti bayi kita punya teman tidur.” “Teman tidur?!” Ziva megang boneka itu yang hampir setinggi dirinya. “Ini boneka atau penghuni baru apartemen?! Ukurannya aja bisa jadi penunggu lift!” Reza mencoba menahan tawa tapi gagal. “Lucu loh, Ziv. Namanya Gira.”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

"Duh, pinter banget anak mama. Mama punya hadiah di tas, mau nggak?" "Mau mau mau." Laila mengeluarkan hadiah boneka yang dia beli di di Rita pasar raya tadi. Laila sangat senang mendapatkan hadiah dari Mimi dan langsung memeluk Mimi erat. "Terima kasih banyak, Ma. Tanpa boneka ini saja, Laila akan sangat senang dan bahagia. Apa yang Mama u lakukan di luar, Laila doakan semoga lancar dan berkah selalu."
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

"Aku memang orang yang bodoh. Maka dari itu selama ini Mama bisa bohongi aku. Aku ini anak Mama atau bukan? Kenapa aku harus ngikutin maunya Mama tapi nggak ada penjelasan sedikit pun dari Mama? Mama pikir Saka ini anak kecil yang bisa dibohongi terus menerus? Dua puluh enam tahun, Ma! Dua puluh enam tahun usia Saka sekarang, Ma, dan sampai detik ini Mama masih menganggap seolah-olah Saka ini anak kecil yang dikasih permen lalu patuh pada semua perintah Mama. Kenapa Mama nggak pernah menjelaskan sesuatu hal secara gamblang sama Saka, Ma? Saka bukan boneka, Ma. Kenapa Mama menutupi sesuatu dari aku, Ma?" Arsaka Adiswara mulai memberontak. Ia menyuarakan suara hatinya pada wanita yang telah me
9.833.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 765 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

"Ssstttt ... jangan teriak-teriak, nanti kedengaran Mama. Mel, kamu ingat tidak, boneka yang dulu kamu masukin ke dalam tasku?" Aku menganggukkan kepala. "Boneka apa?" tanyanya bersidekap dengan memajukan wajahnya ke arahku. "Boneka barbie," ucapku. "Nah, sekarang dia sudah berubah, tidak lagi jadi boneka barbie." "Jadi apa?" tanyaku mengernyitkan kening. "Boneka santet!" "Astaghfirullah!"
17.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 653 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status