Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

gumam Wilona saat menemukan plastik ziplock berukuran kecil yang ada di dalam freezer. "Seperti es lilin, tapi tidak berbentuk lilin, apa ini es gabus?" gumam Wilona lagi sembari mencium plastik tersebut yang tidak berbau apapun. Wilona memang belum sempat membersihkan kulkasnya sejak dia kembali ke rumahnya. Dia hanya memindahkan semua barang-barangnya dan membersihkan ruang kerja tersebut agar tidak bau debu, karena sudah lama tidak dibuka.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kontol plastik
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Aida tak tahu tapi dia hanya menunggu saja sampai pria yang keluar dengan satu kantong belanja itu mendekat ke arah mobilnya. Untuk daerah puncak memang sudah dilarang belanja di minimarket dengan menggunakan kantong plastik. Tak ada plastik diberikan. Mereka harus membawa barang belanja mereka sendiri tanpa plastik atau membeli kantong belanja seperti yang digunakan Reiko untuk membawa barang-barangnya itu. "Pakai ini," seru Reiko menyodorkan sesuatu dari kantong belanja "Sementara pakai ini dulu dan nanti bisa dibersihkan dengan air di apartemen."
967.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as kontol plastik
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Suami Warisan

Suami Warisan

Narendra mengamatinya sejenak dan bertanya pada Rika, “Ada plastik?” “Buat apa?” tanya Rika heran. “Nanti di jalan, Bos pasti pingin muntah.” “Ha?” Rika menoleh pada Sarah yang sama terkejutnya. “Aku enggak apa-apa, kok!” bantah Sarah. Tapi Rengganis tau Narendra bermaksud baik, dia mengambil plastik yang terselip di tasnya dan menyerahkannya pada Narendra, yang kemudian mengopernya pada Rika, “Ini, buat jaga-jaga.”
10158.0K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as kontol plastik
Show Reviews (58)
Read
+Library
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
Ternyata Suamiku Dukun Nakal

Ternyata Suamiku Dukun Nakal

Srak! "Apa ini"? Gumam Lunar saat tanpa sengaja ia menjatuhkan plastik hitam kecil dari balik lipatan baju. Lunar membuka bungkusan itu dengan penasaran. Matanya terbelalak saat mengetahui isi plastik hitam itu adalah pil KB. "Pil KB? Pil KB siapa?" jantungnya mendadak berdetak begitu cepat.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 470 Times as kontol plastik
Read
+Library
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Tentu saja goresan itu nyata terlihat, karena warnanya yang kontras dengan alas teflon. “Memang kenapa, Nak?” tanya Bu Wak dengan bingung. “Ya nggak papa, sih, Wak. Cuma seharunya sih make yang ini.” Aku beranjak dari kursi dan menghampiri Bu Wak, aku mengambil spatula berwarna hitam yang tergantung. “Loh, kalau pakai plastik yang itu Ibu takut leleh, Nak. Nanti bisa lengket, rusak, loh, nanti sutil plastiknya!” ujar Bu Wak dengan wajah polos yang berhasil membuat tawaku pecah.
1064.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kontol plastik
Read
+Library
Suami Bayaranku Ternyata Big Boss

Suami Bayaranku Ternyata Big Boss

Begitu orang-orang berpaling, Blair langsung mengangkat kantongan plastik yang ditentangnya. “Nona Blair, apa yang kau bawa?” tanya Annelies yang sedang menata minuman bersama Cloe. “Ah, ini hanya bir. Maaf aku tidak membawa banyak,” sahut Blair menghampirinya. Tanpa diduga, tentangan kantong plastik itu nyaris putus. “Hah?!” Blair membelalak saat berpikir kaleng birnya akan jatuh berhamburan.
1078.6K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as kontol plastik
Read
+Library
Diduakan Suami Dipinang Hot Duda

Diduakan Suami Dipinang Hot Duda

Hari ini waktunya aku untuk membersihkan seisi rumah, meski Mas Tito selalu menyuruhku mempekerjakan orang tapi aku lebih suka mengerjakan tugas rumah sendiri karena aku juga tidak memiliki kesibukan apa-apa Mataku menyipit saat melihat sebuah plastik mengintip dari bawah ranjang. Aku langsung berjongkok dan menariknya. Deg! Bungkus kond*m, jantungku berdenyut nyeri kala melihat kond*m bekas pakai ada di dalamnya. Mataku langsung memanas. “Sayang, sedang apa berjongkok di situ?” Suara Mas Tito membuatku langsung mendongak, melayangkan tatapan tajam padanya.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 523 Times as kontol plastik
Read
+Library
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Minum obat anti mabok, dong!” “Hahaha, ya udeh, sono lah ke Korea! Ntar aku nyumbang ember pecah sama botol-botol bekas.” “Buat apa?” tanyanya heran. “Katanya mau oplas, kan butuh plastik tuh! Daripada pake plastik kantong keresek, kan bagusan pake bekas ember yang udah pecah, lebih kuat. Wkwkwkwk.” “Ngasal aje, Lu! Kira-kira biayanya berapa ye, Rin?”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as kontol plastik
Read
+Library
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Tangannya mencengkeram erat ujung popok bermotif anak ayam yang membalut pinggangnya, berusaha merobek benda memalukan itu dengan paksa. "Hiaaaargh!! Kael menariknya dengan kekuatan penuh yang biasanya mampu membelah batu karang. Namun, jangankan robek, serat popok itu sama sekali tidak bergeming. Alih-alih putus, bahan plastiknya melar sesaat sebelum membal kembali ke bentuk semula dengan bunyi jepret! yang nyaring, menghantam pinggang Kael dan memberikan sensasi sengatan panas di bokongnya yang masih merah akibat Holy Spanking.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as kontol plastik
Read
+Library
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​Kantong plastik hitam besar itu mendarat di atas meja kerja Dosen Brata dengan bunyi kresek yang menyedihkan. Isinya bukan sampah biasa, melainkan potongan-potongan balsa wood, kertas karton, dan lem yang sudah mengering, sisa-sisa impian Gilang yang dihancurkan oleh tangannya sendiri. ​Brata menatap kantong itu tanpa ekspresi. Dia meletakkan penanya, lalu membuka ikatan plastik itu. Dia mengambil satu potongan dinding maket yang patah.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kontol plastik
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status