Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nona Muda, Mari Bercinta

Nona Muda, Mari Bercinta

Dia bergegas masuk ke toilet berisi barang penyamaran yang telah dipersiapkan oleh Dave Sinclair. Bilik toilet wanita nomor dua menyimpan sebuah plastik kemasan warna hitam. Ada rambut palsu sebahu berwarna hitam legam, soft lens berwarna cokelat gelap, lipstick merah tua, bedak berwarna ivory tone, kulit sintetis berjerawat kemerahan yang nampak seperti asli, dan sebuah kaca mata berlensa bening dengan bingkai kotak.
10141.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai kontol plastik
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
Joel berlalu sekarant muncul danie Seniman ini celia cukup tertarik dgn seni dia mengagumi karya danie tapi orangnya gak deh kayanya hanya sekedar sahabat aja nantinya. mau sampai kapan kamu menyembunyikan penyakitmu arnold harus segera mungkin kamu beritahu keluargamu kalo terlambat gimana nantinya
Widia Anaska
begini nih...maling teriak maling ..... siapa yg jadi valakooor...tapi dia yg meneriaki orang Laen jadi valakooor......... siapa jg yg Sudi balikan Ama Austin mending jadi perawan tua ya cel... dia hanya ingin ngomong berhubungan bertahun tahun sama Austin aja masih tertipu apalagi yg baru kenal,...
Baca Semua Ulasan
My Husband' S Secret

My Husband' S Secret

Ana menelan ludah, saat memperhatikan wajah sumringah suaminya saat menerima plastik berisi barang belanjaannya. "Ya Allah, buat apa kondom dan tisu magic? Apakah suaminya akan melacur?" jerit batin Ana begitu pedih. Kepalanya kembali berkunang-kunang, tetapi ia harus kuat meneruskan aksi detektifnya.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Mataku langsung terpaku melihat plastik hitam besar yang ada di tangan Mas Hadi. Ya ... Tuhan, itukan plastik hitam yang berisi penuh makanan dari kue, ayam, rendang, keripik hingga cabe, bawang dan garam. Semuanya komplit, serba ada. Aku pikir Bu'de Ratmi yang meletakkannya di kolong meja yang tertutup kain dan sengaja menyembunyikan disitu untuk di bagikan sebagai oleh-oleh sanak saudaranya yang pulang lebih dulu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Handsome, But Dangerous!

Handsome, But Dangerous!

ucap Oceana sambil menunjuk kantung plastik itu. Kenan menggeleng. "No, suara kamu udah serak nanti kamu sakit lagi." Kenan menjauhkan kantung plastik itu dan menyembunyikan nya dibelakang tubuhnya. Oceana menggeleng. "Enggak suara aku enggak serak cuma lagi merajuk aja dia makanya kayak gini," sahut Oceana nyeleneh. Kenan terkekeh dia menyerahkan kantung plastik itu kepada Oceana membuat Oceana senang. Oceana mengambilnya dan langsung memakan es krim tersebut.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Hobi keduanya. Kina sibuk memotong botol minuman yang terbuat dari plastik. Setelah terbagi dua, bagian yang sudah mirip gelas plastik tersebut ia letakkan ke tangan Bintang. Kina mengeluarkan dompet lelah mengisi gelas plastik di tangan Bintang tersebut dengan selembar uang dua ribu. "Hehehe …." Kina cengengesan pada Bintang kemudian secara beranjak cepat dari sana.
1087.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kontol plastik
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. Mohon maaf untuk bab 15, dan tolong jangan dibaca dulu. Bab tersebut bukan bab dari cerita ini, CaCi salah up. Sekarang sedang proses revisi, tetapi karena besok hari Minggu dan editor libur mungkin hari Senin baru revisinya direview oleh editor. Mhn Maaf sekali lagi, MyRe. 人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

Didalam plastik itu juga ada gula satu kilo dan teh satu kotak. Ibu membuka bungkusan plastik itu, seketika mukanya berubah masam, "kalau gak niat ngasih, lebih baik gak usah ngasih sekalian Tur, ini mah cuma cukup untuk makan sehari!" cela ibu seraya meletakan dengan kasar gula kedalam plastik.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

“Aku tak salah lihat? Astaghfirullah Ya Allah!” Bagaimana tak terkejut, isi plastik itu adalah bayi manusia yang masih belum sepenuhnya selesai. Ya, itu janin manusia yang sudah mati lengkap dengan ari-arinya. Ukurannya sebesar telapak tangan.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

“Maaf, Ayah enggak sempat bungkus kadomu. Ibuk juga tadi enggak dibungkus, kan, kadonya. Kamu suka?” Xai mendorong plastik berisi pengaman berbagai macam jenis dan rasa jauh-jauh. Wajahnya bersemu kemerahan seketika. Dia berlagak seperti ini pertama kali dirinya melihat kondom dari dekat. Atau memang ini sungguh yang pertama? “Kamu tahu ini, kan?” Aku mengangkat satu kotak yang berwarna merah. Rasa stroberi, kalau kata tulisan di kotaknya.
1022.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Sugar Baby

Mendadak Jadi Sugar Baby

tanya Yudha sekali lagi, nadanya tak bisa dibantah. “Cuma jajan, Om. Nggak makan!” jawab Wilona cepat, nyaris seperti anak kecil ketahuan bohong. “Coba lihat.” Sebelum Wilona sempat bereaksi, Yudha sudah meraih plastik belanjaannya. Plastik itu berbunyi lirih saat ditarik. Yudha mengintip isinya, lalu berdecak pelan. ‘’Ommm!’’
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Tenaganya tampak besar sekali. Membuat Sofia terkejut. Apalagi saat merasakan ada semacam alas yang terbuat dari plastik di bawah bokong sampai ke kakinya, mirip… bayi yang memakai perlak. “Apa-apaan ini?!” Meski sakit, Sofia masih bisa membentak. Dia menggerakkan tubuhnya, berniat untuk menyingkirkan perlak berwarna merah itu. “Sabarlah, Nona.” Sang dokter menahan perlaknya. “Kami hanya tidak ingin darahnya menetes di atas sprei yang putih ini.”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai kontol plastik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status