Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

Dia juga butuh kopi supaya fokus kalau berbicara dengan Diraja. “Kita ada kopi Bajawa Flores atau kalau mau ada specialty blends kita. Racikan terbaik dan terlaris di sini. Kudapannya juga ada klepon soft cake kak, pakai gula aren pilihan.” Leo menjawab dengan penuh antusias, dan mau tak mau semangatnya juga menular kepada Ambar.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

"Ces ayo Ces! Lo bareng gue aja. Mian pasti ngekor." Baru beberapa langkah Jessen dan Princess meninggalkan tempat mereka berdiri, suara Dodit membuat keduanya menghentikan langkah. "Ada Indomie, Bos. Murah. Tanpa telor cuman tujuh ribu." "INDOMIEEE!!!!" Jerit Jessen dan Princess berhamburan memasuki Burjo Pelangi.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

"Nona Gloria sayang, membuat kopinya di mana? Lama banget." "Tadi di pantry kopinya habis, jadi saya menyuruh OB untuk membelinya. Pak David ini sabar sekali, cuma terlambat beberapa menit saja sudah ngambek," jawab Gloria menaruh dua cangkir kopi di atas meja. "Thank you Gloria." Cleon langsung mengambil kopi miliknya. "Sama-sama Pak," jawab Gloria tersenyum manis menatap Cleon lalu pergi ke luar meninggalkan kedua Bosnya.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Lalu menyambar ponselnya. Nomor pengirim pesan yang masih berstatus asing itu justru membuatnya menahan napas. Yakin meskipun atas nama Rendra, lelaki mesumlah otak dari pencetus isi pesan. *Selamat malam, Nona Yunita. Benarkah Anda tidak mau menjual kopi kepada kami? Sebab kami terpaksa datang ke rumah Pak Damar untuk mengambil biji kopinya. Akan sangat mudah andai kami mendapat bubuk kopi dari pabrikmu, Nona. Kami sangat mengandalkan bubuk kopi dari pabrikmu. Sebab ciri khas produk Hotel M adalah rasa khas kopi dari Blitar. Bisa saja kami tukar dari wilayah lain diam-diam. Namun, kami tidak mungkin berbohong pada customer.
10437.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

Ana pov "Apa itu indomie?" Azfer bertanya dengan mukanya yang penasaran. "Indomie mie instan dari Indonesia, produk yang peling murah dan enak banget, kamu wajib coba" kataku pada Azfer, dengan bersungguh-sungghh, ia mengangguk angukan pertanda mengerti. "Gimana rasanya?" "Enak, apa bapak tidak pernah mencoba ramen?"
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
TERJEBAK SKANDAL

TERJEBAK SKANDAL

Setelah itu, ia beralih ke kabinet yang ada di atas dan berkata, "Nanti Lidya juga bakalan simpan beberapa mi instan, outmeal, kopi instan, camilan atau apa pun yang kamu mau." Jujur saja, Clara masih melongo mendengarkan penjelasan pria di hadapannya. Angga lalu beralih ke sebelah kanan. "Dispenser juga masih kosong, tenang nanti diisi. Kulkas juga belum ada isinya bahkan belum dicolokin listriknya. Saya nanti tanya Lidya, kapan dia bisa mengisi semuanya." "Tunggu," ujar Clara. "Ya, ada pertanyaan?"
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
EAT ME, SIR. (Indonesia)

EAT ME, SIR. (Indonesia)

Dia pasti nggak akan berani, abang jamin itu makannya sekarang anteng-anteng saja sambil ongkang-k=ongkang kaki di warung kopi luar mall. Boy, ini Indonesia. Di luar mall besar pasti terdapat warung pinggir jalan di bagian belakang mall yang menjual kopi seharga tiga ribu sampai lima ribu perak per gelas, berbanding tiga kali lipat dari kita beli di dalam mall. Memang dasar takdir, abang ketemu sama Bara yang tengah uring-uringan berjalan menuju warung tempat abang nongkrong.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

ucap si Bapak dengan nada memelas, berusaha meraih kembali kopi varian matcha tersebut dari rak. ​”Halah, berita klarifikasi begitu kan bisa saja dibikin-bikin pake duit! Pokoknya Ibu gak mau ya kalau Bapak tiba-tiba keracunan gara-gara minum kopi gak jelas ini!” omel ibu gemuk itu dengan suara nyaring, memicu perhatian beberapa pembeli lain di Supermarket. Bimo yang sejak tadi berada di sana hanya diam memperhatikan dari jauh. Dia perlahan berjalan mendekati pasangan suami istri yang tengah berdebat itu.
9.8579.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.6K kali sebagai kopi cleng di indomaret
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Joni membuka pintu lemari dapur yang ada di atas kepala. Dengan memeriksanya satu persatu Bayu setiap pintu akhirnya ia menemukan toples bening. Isi di dalamnya terlihat ada bubuk berwarna hitam Joni bisa menebak kalau itu pasti kopi. “Ah, dapat!” Wajah Joni langsung girang dan menurunkan ke meja toples itu. Belum sempat dibukanya Bayu di belakang memanggilnya. “Eh, Jon! Mie kita sudah matang!”
1044.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Naik Kelas Setelah Ditindas

Naik Kelas Setelah Ditindas

Malunya luar biasa. "Apa yang ingin Abang bicarakan?" tanyaku to the point begitu mendaratkan tubuh di kursi kayu bernuansa klasik. Ya, warung kopi ini interiornya menggunakan gaya klasik alias jadul. Bahkan gelasnya saja masih berupa model gelas zaman dulu. Masuk ke sini aku seperti merasa sedang ngopi di tahun tujuh puluhan. "Apa kabar kamu dan Delima?" Bukannya menjawab, bang Agam justru menanyakan perihal yang sudah ia tanyakan tadi saat pertama bertemu di pelataran toko pakaian sombong itu.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kopi cleng di indomaret
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status