Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
keluh Diaz lagi
"Oh, itu karena kopi yang ada di kantor Bapak hanya ada kopi bubuk, sementara di sini ada biji kopi, lagi pula ada mesin penggiling kopi, jadi rasanya pasti berbeda."
"Aku sering membuat kopi giling, tapi tidak seperti ini rasanya."
"Apa rasanya enak?"
"Ya, sangat enak. Aku suka," jawab lelaki itu sambil terus menyesap kopinya.
Mutia tersenyum, mengakui kelebihan lelaki itu. Walaupun selalu bersikap seenaknya, tetapi lelaki itu tidak segan memuji jika memang layak untuk dipuji.