Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Satu Hari Dua Akad

Satu Hari Dua Akad

Setelah belanja beberapa bahan, aku mampir ke cafe dekat pasar karena tadi Nina titip untuk beli cheese cake di sana. Karena antrian yang cukup panjang, aku menunggu di salah satu meja. Cafe ini memang terkenal dengan dessert yang lezat jadi tidak heran banyak orang yang datang dan rela mengantri. "Tidak perlu dicari ternyata kita bertemu di sini." Sontak aku mendongak, mataku membulat melihat Mika berdiri di dekat meja yang kutempati. Tanpa diminta, dia langsung duduk di hadapanku. Melemparkan tatapan tajam, aku merasa terintimidasi oleh wanita yang bahkan usianya di bawahku.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Bahagia Usai Diselingkuhi

Bahagia Usai Diselingkuhi

"Pak Udin, ke Bugenville resto, perintah Gilang. ♥ Harum aroma kopi menyeruak menyapa hidung Alex dan Gilang begitu masuk ke dalam cafe. Memang tempat itu identik dengan sajian kopi terbaik yang digiling dan diseduh dengan racikan tertentu. Seorang pelayan menghampiri mereka. Mencatat pesanan keduanya, tak lupa dua cangkir andalan cafe tersebut. Alex memerhatikan setiap sudut cafe, mengagumi setiap detail dekorasi dan tata letak kursi yang tidak terlalu banyak, hanya ada tujuh buah meja berbentuk bulat, di tiap meja diletakkan dua buah sofa berbahan kulit kualitas terbaik. Sepertinya bagian dalam cafe sengaja dibuat privat, sementara di bagian luar, terdapat sepuluh payung merah berukuran le
1026.3K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
MADried Couple (Indonesia)

MADried Couple (Indonesia)

Untungnya customer datang berselang dan tidak dalam waktu yang bersamaan, sehingga mereka masih bisa meng-handle meski hanya berdua. Kara yang bertugas sebagai pramusaji dengan gesit mengantar pesanan pelanggan ke mejanya masing-masing. Sementara Rumi bertugas membuat pesanan sekaligus memegang mesin kasir. Untuk menu minuman yang di sajikan di Café ini, Rumi membuatnya sendiri dengan menggiling biji kopi yang ia datangkan dari lampung. Dan untuk makanan, Café ini tak menjual makanan berat, hanya hidangan penutup seperti cake, puding, dan pastri yang semuanya Rumi ambil dari toko kue teman arisannya yang sudah sepakat untuk bekerja sama sebagai suplyer tetap di Aprodite Café. “Tinggal aja du
5.7K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

Ia bahkan sudah memesankan kopi sesuai selera masing-masing. *** “Astaga, gue nggak abis pikir. Kenapa soal begini aja lo bikin rumit? Lebih rumit dari planning pernikahan gue,” ungkap Keyko, setelah mendengar curhat Prisha. Mereka telah berada di kafe terkenal di pusat ibukota. Suasana pagi di kafe masih sepi karena sedang jam orang-orang pergi bekerja. Hana memegang segelas besar es kopi susu berpadu cream. Keyko dan Prisha lebih menyukai kopi latte panas rasa vanila. Di meja, terhidang donat dan stik kentang.
10107.2K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as kopi di meja cafe
Show Reviews (21)
Read
+Library
Rimbun Cahaya
Haloo teman-teman, nggak kerasa udah akhir Ramadhan. Cerita ini juga udah menjelang ending. Mohon maaf jika agak slow update berhubung mendekati hari raya. Setelahnya mudah-mudahan bisa lancar update lagi. Semoga kalian terus membersamai kisah ini... Love love sekebon buat kalian
Ghina1430 Munawarah
halo Thor boleh saran ga ...... maaf Thor ini crtanya sdh mau selsai ..sblum selsai tolong jgn lupa kisah nya Keyko sama erzhan Thor .semngt Thor .di tunggu up date nya Thor ..jgn lama2 ya Thor ... terimakasih
Read All Reviews
Two Side

Two Side

Seperti biasanya, secangkir kopi hitam selalu ditemani dengan makanan ringan terutama kacang-kacangan. “Gak bosen makan itu mulu? Sesekali banyakin makan nasi kek, atau yang bergizi dan ngenyangin gitu,” ujarnya mengambil segenggam kacang dari wadahnya. Mulutmu terus terbungkam seraya menatapnya dengan tajam, menatap tangan yang mengambil kacang dengan lancar, dan mulut yang mengunyah dengan santai. Sorot mata yang menunjukkan keengganan untuk berbagi makanan, dan raut wajah kusam dengan perasaan kesal. Di saat yang bersamaan, sepasang kekasih datang memesan, “Permisi, kami ingin memesan eksspreso 2 dan hidangan terbaik di cafe ini.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Damai Dalam Poligami Sesion 2

Damai Dalam Poligami Sesion 2

Maagnya yang beberapa kali kambuh belakangan ini tak akan toleran dengan kopi. Sambil menunggu pesanannya diantar, Zubaidah menatap sekeliling. Meski siang hari, cafe ini sudah ramai. Di seberang sana adalah perkantoran. Banyak pelaku usaha berbagai bidang melakukan pertemuan klien atau melakukan transaksi bisnis di sini.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

Di satu sudut, bar panjang dengan rak-rak yang diisi berbagai jenis kopi dan minuman lainnya, menampilkan barista yang sedang sibuk mengolah pesanan. Suasana di dalam kafe itu dipenuhi dengan aroma kopi yang menggoda, tercampur dengan sedikit aroma kue yang baru saja dikeluarkan dari oven. Suara mesin kopi dan percakapan antar pengunjung menciptakan simfoni kehidupan kota yang tak pernah berhenti. Setiap orang tampak tenggelam dalam dunia mereka sendiri, ada yang sibuk dengan laptop, ada pula yang asyik berbincang atau sekadar menikmati kesendirian dengan secangkir kopi hangat. Setelah dari acara pernikahan om Fatih dengan Rani selesai, Zahra langsung bergegas ke sebuah cafe yang di beritahu
2.6K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Alya ragu sesaat, lalu mengangguk. Mereka masuk ke kafe. Aroma kopi hangat langsung menyambut. Lampu-lampu kuning temaram membuat suasana terasa lebih intim dari yang seharusnya. Mereka duduk berhadapan. Pelayan datang. Arsen memesan kopi hitam. Alya memesan cokelat panas. Hening sejenak. Alya memainkan ujung cangkirnya.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Siapa tahu di sana dia bisa menemukan petunjuk. Kafe yang mereka tuju adalah sebuah kedai berkonsep industrial dengan lampu gantung temaram. Aroma kopi arabika menyeruak dari balik meja. Beberapa pengunjung asyik mengobrol atau berkutat dengan laptop masing-masing. Bahtiar sudah memesan dua gelas cappuccino dan seporsi kentang goreng untuk teman ngobrol. Mereka duduk di pojok ruangan, agak jauh dari meja lainnya.
947 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

jawabnya kemudian meletakan secangkir kopi yang masih mengepulkan uap itu ke atas meja makan. Mendengar jawaban istrinya, bibir Kahfi lantas menahan senyum. Selesai dengan urusan piring kotor, Kahfi kembali duduk di kursi meja makan, bergabung dengan Keina yang masih duduk di sana. Dia lantas menghirup sejenak wangi kopi hangat itu sebelum menyesapnya perlahan. "Enak enggak, Kak?" tanya Keina.
9.81.1M viewsOngoingAdded to Library 43.1K Times as kopi di meja cafe
Show Reviews (48)
Read
+Library
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status