Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Deceitful Love

Deceitful Love

Mereka datang untuk memakai wifi gratis yang disediakan pihak kafe dengan ketentuan makan dan minum terlebih dahulu di tempat tersebut. Rosa dan Esa duduk berhadap-hadapan pada meja untuk isi dua orang saja. Meja tersebut berada di sudut dekat jendela yang menampilkan pemandangan halaman kafe. Halaman tersebut juga diberi meja dan kursi untuk menikmati sensasi minum kopi di outdoor. "Kau pesan apa, Bang?" tanya Rosa, membalik buku menu. Esa yang sedari tadi sedang menata hatinya sembari memandangi wajah Rosa, terlonjak kaget. Dengan gugup, ia menjawab, "Oh, Eh, mocachino aja."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

Dengan segera ia melangkah setelah kedua netranya menangkap nomor meja itu. Suasana cafe hari ini cukup ramai. Keringat yang membasahi anak rambut gadis itu tampak mengkilap terkena sinar samar matahari. “Satu cangkir kopi tubruk,” ucapnya ramah sembari meletakkan kopi yang sedari tadi berada di dalam nampan itu ke atas meja. Gadis itu sedikit membungkuk sembari tersenyum kecil sebelum berpaling.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Beberapa karyawan kantoran duduk sambil bercengkerama, bunyi mesin kopi dan denting sendok beradu dengan gelas terdengar di antara obrolan. Aroma kopi dan pastry memenuhi udara. Dari luar, kafe tampak nyaman, tapi di meja Ara dan Rafi, suasananya justru penuh ketegangan. Ara bersandar ke kursinya, kedua tangan terlipat di dada, ekspresi wajahnya datar. Ia bahkan tidak menoleh ke arah Rafi, hanya menatap lurus ke depan dengan mata dingin.
10104.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

Aku membereskan meja, karena beberapa barangku ada di atasnya, dan benar saja, Yuna yang akan membayar makanan siang ini. Aku pun pamit dan segera keluar dari tempat itu. Siang ini cafe cukup ramai, beberapa pria duduk sambil menikmati kopi. Hanya kopi saja selama berjam-jam. Memang aneh. . . .
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Terjebak Pernikahan Tanpa Cinta

Terjebak Pernikahan Tanpa Cinta

Suara mesin kopi dan aroma kopi yang baru diseduh menambah semarak suasana cafe. Sementara itu, di meja-meja lain, tampak para pengunjung yang sedang asyik berbincang, bekerja di laptop, atau bahkan hanya menikmati minuman mereka sambil membaca buku. Tawa dan obrolan ringan mengisi ruangan, membuat suasana semakin hangat dan ramah. Namun, ada satu hal yang menjadi perhatian Laras. Di sana, terdapat seorang lelaki dan wanita yang tampak begitu mesra.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Living With You

Living With You

Sang koki di cafe ini. Naira mengangguk patuh, ia mengambil nampan yang di atasnya terisi dengan porsi makanan dan minuman. Mengantarkan pesanan itu ke meja mawar. Penamaan meja di cafe ini cukup unik, tidak seperti tempat yang lain hanya terdapat angka. Di cafe ini, penamaan meja ditandai dengan nama-nama bunga. Unik dan cantik, pikir Naira. "Selamat menikmati Tuan," kata Naira sembari meletakkan pesanan di meja.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 20 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Pesona Istri Dadakan CEO

Pesona Istri Dadakan CEO

Al dan Clair telah pergi. Tinggallah Cal dengan rasa penatnya. Untuk mengusir semua itu, Cal pun memutuskan untuk mengunjungi WellCoffee. “Terima kasih,” ucapnya pada seorang pramusaji yang baru saja menaruh secangkir café con miel, varian kopi dibuat dari campuran espresso, madu, susu serta taburan kayu manis. Ketika jemari lentiknya hendak meraih gagang cangkir, lagi, Cal tersentak mendapati seorang pria duduk di hadapannya.
9.949.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Proyek Memikat Hati Suami

Proyek Memikat Hati Suami

Bahkan, tak banyak kursi atau meja yang biasanya aku lihat di bagian rooftop sebuah kafe. Hanya ada sebuah meja yang di hiasi dengan dua buah kursi serta makanan dan minuman yang sudah terhidang di atasnya. Aku menatap takjub pada apa yang aku lihat. Suasana atas kafe yang begitu indah, dihiasi dengan kerlap-kerlip nyala lampu kecil-kecil yang menghiasi disekeliling rooftop. Aku sungguh tak menyangka sedikitpun jika Arga menyiapkan sebuah kejutan manis itu untukku.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

mereka. “Yeah. Charged.” Lift rasanya lama banget. Sampai ding, pintu kebuka di lobby. “Coffee,” kata Mey cepat. “Coffee.” Di depan vending machine, bahkan pesen kopi pun berasa punya subtext. “Kamu mau apa?” tanya Rafael. “Just... black coffee.” Rafael masukin koin, pencet tombol. Dua cup jatuh, asap tipis naik.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti CEO Arogan

Lembut dan tenang seperti biasa. Meta menoleh, dan seperti yang ia duga, Rafi berdiri di sana dengan senyum tipis dan dua gelas kopi. Ia masih hafal pesanan Meta—kopi tanpa gula, ekstra espresso shot. “Oh… makasih. Tapi aku… udah ada minuman,” ucap Meta cepat sambil menunjuk botol air mineral di mejanya. Rafi tak terlihat kecewa. Ia mengangguk, lalu meletakkan kopi di meja kecil di dekat printer. “Kalau kamu berubah pikiran, ini masih hangat. Aku simpan di sini, ya!”
104.8K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as kopi di meja cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status