กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
One Night Stand With A Billionaire

One Night Stand With A Billionaire

Kafe-kafe di sini biasanya menempati bangunan bata merah dengan jendela besar, memungkinkan cahaya matahari pagi masuk dan menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. Begitu pintu kafe terbuka, aroma kopi segar langsung menyambut, bercampur dengan wangi roti panggang, croissant, dan kue-kue yang baru keluar dari oven. Di belakang meja bar, barista sibuk dengan mesin espresso, menghasilkan suara gemuruh lembut dari uap susu dan denting cangkir. Pesanan datang silih berganti, mulai dari cappuccino dengan latte art yang rumit hingga cold brew yang disajikan dalam gelas sederhana.
1036.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.3K ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Tanaman hias di dalam pot dan desain interior yang modern memberikan sentuhan segar dan elegan di kafe ini. Meja kayu dengan kursi yang empuk menciptakan suasana yang nyaman, sementara aroma makanan menyelimuti ruangan. Pelayan dengan ramah menyajikan pesanan mereka, dan cangkir-cangkir kopi dan jus berjejer di meja, siap untuk dinikmati.
1042.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.1K ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่านรีวิว (25)
อ่าน
+ห้องสมุด
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Nuwairatun Imamah
huuu seru bgt kak baru baca salah 1 novelnya yg ini rasanya udah deg deg ser tiap sesinya ada aja pkoknya yg bikin sedih seneng ketawa skaligus ngakak, ditunggu update nya lg ya kak secepetnya sih klo bisa hehee aq smpe maraton bacanya(gila sehari smlm maraton ngabisin koin yg gak sedikit pula haha)
อ่านรีวิวทั้งหมด
Mawar Merah Sang CEO

Mawar Merah Sang CEO

Meja-meja berwarna putih dengan empat kursi hitam mengitarinya diisi oleh beberapa pengunjung, langit-langit kafe berwarna putih dengan lampu gantung berwarna putih kekuningan, juga di bagian dindingnya terdapat rak-rak kayu yang digunakan untuk memajang stoples berisi aneka macam kopi roasted. Melewati Mr. Johannes dan juga Juliette, aku meneruskan langkah memasuki ruangan bagian belakang kafe. Tempat para karyawan berkumpul untuk bersiap-siap. Beberapa karyawan sedang berbincang santai sambil mempersiapkan bahan-bahan di pantry saat aku masuk ke ruang loker. Mereka tersenyum dan menyapa, yang kubalas dengan anggukan dan senyuman.
102.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 75 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Taruhan Berujung Cinta

Taruhan Berujung Cinta

Coba kalau punya niat jahat, sudah dipastikan hari ini Cafe-nya akan mengalami kerugian. “Ini, minumlah!” Chef Mia meletakkan Coffee di atas meja, tepat depan Laila. Laila mendongak, lantas tersenyum menatap rekan kerjanya itu. “Terima kasih.” “Ada masalah apa?” selidik wanita yang mengenakan apron itu. “Masalah?” ulang Laila sedikit gugup.
105.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 184 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Meskipun kafé ini juga menyediakan makanan dan minuman lain layaknya restoran secara umum seperti aneka nasi, mie, dan fast food. Dengan membaca basmalah, aku melangkah masuk. Suasana kafe masih sepi. Hanya kulihat beberapa meja terisi. Mungkin karena masih siang, biasanya menjelang malam baru kafe ini ramai. Kucari-cari sosok Galang dan… ketemu. Ia sedang duduk sendiri, memegang gelas bening berukuran kecil. Nampak dua botol minuman di atas mejanya. Jangan-jangan dia…
10260.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 5.7K ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Jillian yang meminta Kenzo untuk dibuatkan sebuah Caffe dan Kenzo layaknya Jin milik Aladin langsung mengabulkan keinginan Jillian. Kembali pada acara launching Kopi Tjantik yang berjalan lancar dan tertib sesuai rundown acara. Beberapa tamu nyaris tidak mendapat meja tapi lagi-lagi Kenzo telah mengantisipasinya dengan menyiapkan kursi dan meja cadangan. Daniel, Dilla, Kirana dan Kin hilir mudik mengantar makanan menggunakan apron ciri khas Kopi Tjantik di badannya. Kenzo juga mengundang beberapa klien, ia memberitau bila di Caffe ini disediakan tiga ruang meeting kedap suara yang bisa disewa untuk pertemuan bisnis maupun acara-acara lainnya.
1089.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 3.0K ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Yuka menyahut dengan kegelisahan yang terlihat jelas dari sorot matanya yang nanar, "Evan, mana itu si Mytha?" Evan menjelaskan, kalau tamu laki-laki sama perempuan begini, biasanya Ladies Companion-nya berbeda. Kecuali dia request, minta ditemani. Jadi, dia harus mengisi formulir dulu. Biasanya di bawah menu pesanan. Yuka manggut-manggut, tanda mengerti. Sebenarnya, yang menjadi masalah terbesar berada di kafe ini adalah takut. Takut kalau ternyata coffee latte atau semua coffee yang dijual di sini, bukan kopi biasa. Tapi sudah dicampur dengan … Pemikiran Yuka terhenti seketika, begitu ekor matanya menangkap bayangan seseorang yang selama ini dirindukannya, Prameswari. Iya, benar. Menurutny
107.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 284 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Namun, jika ada banyak hal yang kupikirkan, aku membutuhkan kafein supaya pikiranku tetap fokus. Tanganku terangkat lalu menyebutkan pesanan. Kedai kopi di sini berbeda dari yang ada di Denpasar. Hanya sebuah warung kecil dengan penataan meja yang sedap dipandang mata. Di sebelah tempat parkir ada sebuah gerobak tempat membuat minuman. Pada saat masuk ke dalam akan dimanjakan dengan penempatan meja kayu dibuat menyerupai persegi kotak. Lalu, di tengah-tengah ruangan dibiarkan lenggang untuk band yang akan tampil. Tapi, malam ini band yang di undang sudah pulang. Karena mereka hanya tampil pada jam empat sore sampai delapan malam. Sekarang sudah jam sembilan kurang lima menit. “Di tunggu sebe
104.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 86 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

Jam tiga sore seperti saat ini adalah waktu rutinitas minum kopinya terlaksana. Karena sedang ingin mencari suasana baru dan mencoba untuk tak merisaukan kehadiran Kristal hari ini di kantornya, Kai pun memutuskan untuk membeli kopinya sendiri. Biasanya Rangga sudah siap sedia membelikan kopinya. “Satu cafe latte,” pesan Kai pada barista yang menerima pesanannya di counter. Saat ia tengah memperhatikan kue-kue yang terpajang di display sembari menunggu kopinya jadi, samar-samar ia mendengar namanya disebut.
105.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 156 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Setelah menerima pesanannya, Tania mulai memilih tempat duduknya. Seorang laki-laki memasuki area kafe dengan tergesa. Tania tersenyum, tatakala matanya menatap sosok Sandy di sana. Ia melambaikan tangan, Sandy memeberi kode bahwa ia akan memesan kopi terlebih dahulu sebelum menemaninya. “Hai, Tania. Apa sudah dari tadi?” sapanya seraya meletakkan matcha latte di atas meja dan duduk di hadapan perempuan itu.
108.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 326 ครั้งในชื่อ kopi di meja cafe
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
45678
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status