AKU BUKAN ATM BERJALANMU, MAS!
sanggah Ivan cepat, tepat sebelum Diana melanjutkan kalimatnya.
Diana nampak diam, ia bahkan terlihat marah, memang tak ditunjukkan tapi Ivan tahu jelas, karena Ivan adalah Putra kesayangannya.
"Nanti Mama ngomong sama Nanda," ucap Diana bergetar, terdengar ada suara marah di sana, Ivan pun bersorak dalam hati.
"Oke, Ma," jawab Ivankembali berpura-pura sedih.
"Kamu mau kemana?" tanya Mama yang ternyata melihat Ivan menaiki tangga.
Hot Chapters