Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Bagaimana mau tobat, kalau dendam saja masih membara di dalam dada? “Ini makamnya.” Bulek berhenti di sebuah kuburan dengan nisan batu berwarna hitam. Terdapat ukiran nama Jayanti binti Kadri lengkap dengan tanggal lahir dan hari kematiannya. Tulisan itu mulai memudar dimakan usia, dengan keramik pada kijing yang beberapa telah pecah maupun terlepas. Kuburan ini terlihat tak terawat dan pastinya jarang dibersihkan. Rumput maupun tanaman liar tumbuh subur di sekitar maupun atasnya.
1030.6K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as kuburan angker
Read
+Library
Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Kala itu, aku adalah salah satu anak yang paling gemar 'berburu' kesaktian di tempat-tempat yang dirumorkan angker. Medan pemakaman ini adalah tanah dengan beberapa bukit sekaligus. Selain hutan semula jadi, di sekeliling terdapat banyak pohon kapuk randu, dan beberapa pohon beringin kecil hingga besar. Makam-makam yang ada pun sepertinya banyak makam tua. "Tapi kalau ini di kota, tempat ini mungkin akan dijadikan tempat transaksi," bisikku sambil tersenyum lagi.
9.365.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kuburan angker
Read
+Library
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

“Seberapa jauh laig kita akan sampai di kuburan keramat itu wahai sang penunggu mustika merah?” “Tak lama setelah kau berjalan beberapa kilometer di depan. Ikuti aura yang kuat itu. Maka kau akan menemukan tempatnya,” jawab sang makhluk merah itu. Sejenak abaikan soal kuburan angker itu karena Angi ingin menikmati suasana tempat ini sambil beristirahat, rasanya begitu damai berada di puncak gunung yang sunyi ini.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as kuburan angker
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Kalau nanti ditolak, setidaknya kita telah mencoba.” “Kau benar, An. Kalau begitu, tunggu apalagi? Kita berangkat sekarang juga.” Pekuburan itu dapat kami capai dalam waktu beberapa menit. Letaknya yang dekat sebuah lembah membuatnya memancarkan aura mencekam. Selama beberapa saat kami bergeming. Dikejauhan kami melihat malaikat munkar dan nakir sedang bekerja. Mereka tampak sangat sibuk sekali.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as kuburan angker
Read
+Library
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

"Korek apiku sudah hampir habis, sedangkan Clara belum kelihatan sama sekali. Apa benar Clara ada di kuburan tua ini? Apa Bu Ningsih membohongiku?" Jajang mulai ragu dengan keyakinan yang tadi diutarakannya kepada Tari dan Seto. Makin dalam Jajang menelusuri kuburan tua ini, makin dia merasakan keanehan dan misteri yang menyelimuti kuburan tua ini. "Buat apa, penduduk sekitar hutan menguburkan kerabatnya di tengah hutan yang menyeramkan ini? Kapan kuburan tua ini ada? Kenapa kuburan tua ini luas sekali?"
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as kuburan angker
Read
+Library
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Menurut cerita Antoni, anggota keluarganya yang meninggal dari pihak ayah beserta istri dan anak-anaknya dikuburkan di tempat tersebut. Sebelum melewati pagar pembatas antara areal pemakaman dan jalan, Angela tidak merasakan sesuatu yang mengganggu telinganya. Namun, begitu langkahnya masuk ke lokasi, gendang telinganya seperti dihantam bunyi gong berukuran besar yang getarannya sangat kuat. Antoni sepertinya tahu bahwa Angela merasa tidak nyaman. Mungkin karena Angela mendadak mengeratkan genggaman tangannya pada Antoni.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as kuburan angker
Read
+Library
Pembalasan si Anak Terbuang

Pembalasan si Anak Terbuang

"Ini adik iparnya nyari." "Di depan kuburan ujung desa sono. Merinding gue, Kang. Masa minta turun di depan kuburan." Temannya bergidik. "Emang kuburannya masih jauh, Bang?" tanya Angel. "Kagak, Neng. Persimpangan depan itu ambil kiri lurus, tar ada jembatan kecil masih lurus, nah tar setelah kebun luas kosong ada kuburan di sono. Tapi ga ada rumah penduduk sama sekali di sana, Neng. Apa kagak salah itu Kakak iparnya. Jangan-jangan …."
10298.2K viewsCompletedAdded to Library 7.8K Times as kuburan angker
Read
+Library
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

"Habis lihat hantu, Kak?" Aku mengangguk cepat seketika membuat Dana memucat. "Serius?" Kuanggukkan kepala lagi. "Dimana?" Aku sedikit membuka gorden dan meminta Dana melongok tubuh tambun yang sedang menaiki motor barunya dalam keadaan mati. "Itu Bu Nurma, Kak. Bukan hantu," selorohnya. "Atau hantunya di rumah Bu Nurma, iya?"
104.8K viewsOn holdAdded to Library 115 Times as kuburan angker
Read
+Library
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

tanyaku turut prihatin. “Dia sekarang disekap di gudang klub.” Angel menatapku dengan mata basah. Terjawab sudah keanehan yang kurasakan pada dirinya. “Tidak usah cemaskan temanmu itu. Cemaskan dirimu sendiri!” ujar Pak Burhan dilengkapi kekehan sinis. “Harusnya Anda sadar, Anda berada di mana sekarang. Saya bisa membuat Anda dihajar babak belur oleh orang sekampung.” Aku mencoba mengeluarkan taring.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as kuburan angker
Read
+Library
Wanita Rebutan

Wanita Rebutan

Warga desa menyebutnya sebagai "Rumah Angker" Di antara anak-anak desa yang penasaran dengan misteri tersebut adalah Youbi, seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun dengan imajinasi yang liar. Meskipun dilarang oleh orang tuanya, rasa penasaran Youbi terhadap rumah angker itu tak terbendung. Pada suatu malam, Youbi memutuskan untuk menyelinap ke dalam rumah tersebut sendirian.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as kuburan angker
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status