BONEKA KEMATIAN
"Yang lo lawan bukan manusia biasa, Bung. Lo kira cuma narkoba yang lo cari? Beberapa bulan terakhir ... orang-orang yang megang jalur itu juga mulai ngomongin soal 'paket yang hidup'. Tentang boneka. Tentang kutukan. Ada yang tiba-tiba sakit, ada yang ilang, ada yang bunuh diri tanpa sebab. Lo mau tahu lebih jauh ... lo siapin nyawa."
Daru menyimpan potongan kertas itu ke dalam saku dalam jaketnya. Ia berdiri, menepuk bahu Jalu.
"Gue siapin semuanya. Termasuk nyawa."
***
Malam harinya, Daru kembali ke markas bawah tanah. Reza dan Yudistira sudah menunggunya.
"Tempatnya dapat," ucap Daru seraya melemparkan potongan koordinat ke meja. "Gudang Kalibaru. Nama yang disebut, Kurir T."
Hot Chapters