Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Sang Pria Pemuas

Aku Sang Pria Pemuas

Rasyid berbisik ke Odoi dan Kendra, soal wanita Rasyid yang di juluki si Kadal Gurun alias Kadrun ini memang paling cepat tahu. Sedangkan Odoi beda, pria berbadan gempal ini terkenal kalau urusan berkelahi, dialah yang duluan turun tangan, hingga di juluki si Badak. Kendra sendiri di juluki Odoi dan Rasyid si Jerapah, karena tubuhnya yang tinggi. “Ahh dasar kamu Kadrun, kalau urusan wanita, cepat bangat tahu!”olok Odoi.
9.9311.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai kuduk
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Kuda itu memiliki kecepatan lari sangat tinggi dan guncangan akibat pergerakannya terasa lebih lembut dibanding kuda milik manusia. Panorama alam sangat asri serasa berada di negeri impian. Ia belum pernah melihat hutan yang demikian hijau di negeri manusia. Minarti keluar dari pintu depan membawa minuman dalam gelas terbuat dari kayu. Ia taruh di balai. "Minumnya, tuan," kata Minarti. "Hanya ini yang kami punya." Cakra sebenarnya tidak haus. Wedang lemon sungguh ajaib, minum beberapa teguk saja membuatnya tidak merasa dahaga sepanjang hari.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kuduk
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Rahasia Hati Mr. Ceo
Baca
+Pustaka
UNREQUITED LOVE (INDONESIA)

UNREQUITED LOVE (INDONESIA)

Kata Pak Yudha. "Nggak melamun kok." "Nggak melamun tapi kok diam saja." "Emang diam nggak boleh ya?." "Ya janganlah nanti kesambet." "Emang kesambet itu apa?." "Kesambet itu makanan yang tengahnya lobang kemudian atasnya dikasih gula." "Itu namanya donat bukan kesambet." Pak Yudha tertawa melihat Rania nya.
108.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai kuduk
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

RAGIL "Anggur merah yang selalu memabukkan diriku belum seberapa jika dibandingkan dengan senyumanmu. Takotek, kotek dangdut, takotek, kotek, dangdut. Yihaaa!" Aku joget bablas di depan jendela kamar Susi. Sengaja di sini biar dilihat dari dalam. Aku tahu dia pasti lagi tertawa. Soalnya tadi kedengaran meski samar.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai kuduk
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Duda

Istri Kedua Sang Duda

sahut Irvin yang heran dengan protes kawan-kawannya. “Hey pengantin, kenapa kamu diam saja?” tanya Ben menoleh ke arah Jareth yang sejak tadi hanya tersenyum mendengar ocehan teman bisnisnya itu. Champagne yang tinggal separuh itu disesapnya pelan. Pria yang memakai tuxedo itu menghela napas dengan dalam sebelum akhirnya membalas, “Kalian ini, apakah lupa kalau aku ini pengantin?”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kuduk
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

kata Pendekar Sabuk Maut sambil menyingkirkan Pendekar Pedang Kilat dari atas tubuhnya. “A–ayo!” Keduanya merangkak kabur tanpa menoleh lagi ke belakang. Kirai membersihkan luka Mahzar dengan sehelai sapu tangan berwarna kuning gading miliknya. Sapu tangan tersebut berhiaskan sulaman seekor burung kuau raja pada salah satu sudutnya. “Isst.” Mahzar meringis menahan perih. “Pakai ini!” kata Kuranji, datang menyodorkan sekantong kecil ramuan herbal kering.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kuduk
Baca
+Pustaka
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

kekeh Radit berbicara apa adanya. Azril menggeleng, berbicara dengan Radit memang tidak ada yang ditutupi dan dia begitu polos jika membahas hal itu. “Haha, bertemu jodoh tidak segampang membeli cabai di pasar, Bro.” “Iya juga sih. Jodoh gua baru datang kemarin.” Radit tahu betul jika jodoh akan datang di waktu yang tepat. “Maaf, bapak-bapak ini minumnya, ya.” Safa datang dan membuyarkan perbincangan mereka. Ia memberikan, lalu pergi meninggalkan dan kembali ke dapur.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai kuduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status