Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

Adrian - Ayam Penyet [1 Attachment] Flyer_ayam_superpedas.jpg Dira menatap layar itu beberapa detik. Lalu… ketawa kecil. “Pucuk dicinta, ulamnya bawa flyer,” gumamnya sambil memijat pelipis. “Mas-mas satu itu bener-bener gak pakai ‘halo’, ‘boleh minta tolong’, atau ‘punya waktu?’ Langsung kirim file.” Dira membuka galeri, lalu melihat desainnya.
10908 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as pler kuda
Read
+Library
KERIS MAN

KERIS MAN

jawab si Kuda, "Ada tattoo Kerbau Merah terlihat samar di lengan mereka. Kucari-cari posisi si Kuda. Kutemukan ia sedang duduk mengamati laptop di sebuah kafe outdoor di seberang jalan. Kudekati ia dan kulihat layar laptopnya. "Hei," sapaku singkat. "Lihat ini," jelasnya, "agak samar, tapi itu menyerupai tattoo Kerbau Merah." "Yah, barangkali itu memang mereka! Berapa jumlah sandera?"
4.3K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as pler kuda
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Kuda-kuda di Nihi tidak hanya bisa berlari di sepanjang pesisir pantai, namun juga bisa dibawa ke dalam laut. “Wowww!!! Kudanya bisa berenang di laut.” Baby berseru senang ketika akhirnya kuda yang mereka tunggangi membawa mereka ke dalam laut. Kuda itu sesekali membungkukkan badannya seolah sedang mandi dan berenang. Dari tadi tidak ada habisnya Baby berteriak senang, berceloteh panjang dan tertawa kegirangan. Ini adalah pengalaman paling menyenangkan yang membuatnya bahagia setengah mati.
920.1K viewsCompletedAdded to Library 622 Times as pler kuda
Read
+Library
Pandu Kesatria Genda Yaksa

Pandu Kesatria Genda Yaksa

Rabuta merupakan seekor kuda yang sangat jinak dan mampu bertahan di dalam air selama berjam-jam, serta mampu melihat dengan sempurna meskipun dalam kondisi gelap gulita. "Hiya ... hiya!" Pandu terus memacu kudanya dengan sangat cepat. "Ayo, Rabuta. Kejar mereka!" seru Pandu kepada kuda kesayangannya. * * *
1022.5K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as pler kuda
Read
+Library
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Ketika Krisna tiba di dekat sebuah danau, dia melihat beberapa kadal raksasa sedang bersenang-senang di air sebening kristal. Masing-masing kadal ini memiliki panjang 30 hingga 40 meter. Tubuh mereka ditutupi sisik dengan pola hitam dan coklat. “Itu adalah Golden Vacksam Lizard!” Tidak mengatakan apa-apa lagi, Krisna menerjang ke arah mereka dan memulai putaran pembunuhan brutal. Pukulannya memukul seperti putaran, menembus kepala Kadal Vacksam, membunuhnya di tempat.
1065.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pler kuda
Read
+Library
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Cocok nggak sama kulit kamu? Kalau Tante kamu itu ada perawatan khususnya lho. Dia iklan gitu ada perawatan dulu.” Cindy membuka pouch itu. “Aku udah coba satu kok, Pa. Bagus banget, tapi kan harus sabar. Tante juga bilang kalau yang bagus itu bukan yang langsung kasih hasil, tapi bertahap. Jadi aku lanjutin, awalnya satu paket belum kelihatan banget.” Teguh mendekat melihat pouch itu ada foto Renjana mengucapkan terima kasih di sebuah lembaran khusus terima kasih. Ada foto pria yang juga mengucapkan kata terima kasih. “Kennan.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as pler kuda
Read
+Library
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Ngarang bener si bos ini. "Saya musti cobain kopi buatan kamu." "Siap, Pak." Lila masih setengah menunduk, meskipun dia coba-coba mengintip apa yang sedang dilakukan Ezekiel. "Ini kopi apaan? Saya kan sudah bilang saya suka caramel machiato!"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pler kuda
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Asih mengangguk, mengamati sepasang suami istri yang kini masih berdiri di dekat motornya. "As, kau harus hati-hati sama Eko, dia juga tukang judi. Itu lho yang lewat hape, apa namanya ya?" Bude Tarti berbisik dan menoleh ke teman di sampingnya. "Anu, apa ya ... selot ... selot apa sih?" "Itu lho, As. Ngeslot. Judi slot. Menang sekali, kalahnya ribuan kali. Tapi herannya banyak yang nggak sadar juga."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as pler kuda
Read
+Library
Terlena Dekapan Hot Duda

Terlena Dekapan Hot Duda

"Daripada kamu memikirkan hal yang tidak jelas seperti itu lebih baik kamu temani saya makan dulu, saya lapar." "Baiklah." Elara tak membantah karena takut Alden marah. Setelah lama berpikir, akhirnya Alden membawa Elara ke sebuah restoran yang menjual makanan jepang dan makanan Korea. Elara masuk ke sana dengan perasaan ragu, pasalnya ini adalah pertama kalinya Elara datang ke tempat mewah seperti itu. "Pesan apapun yang kamu mau." Alden menyodorkan menu berbahasa inggris pada Elara.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as pler kuda
Read
+Library
CLIENTKU DOSENKU

CLIENTKU DOSENKU

“Aduh, Alika, di sana tuh keras banget. Tapi seru! Tantangan tiap hari beda.” Alika ikut tersenyum, menatap kakaknya dari seberang meja. Tangannya menggenggam cangkir latte yang sudah mulai dingin. “Pasti capek banget ya kak." ujar Alika menimpali Arina tersenyum lebar, menyandarkan punggungnya ke kursi. “Iya, capek sih, tapi aku suka. Lingkungannya kompetitif, tapi banyak hal baru yang aku pelajarin. Terus… eh, kemarin aku sempat ke acara internasional gitu, loh. Ada pembicara dari Jerman—keren banget!”
10734 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as pler kuda
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status