Sentuhan Adik Sahabatku
Sesekali ia berhenti, merapikan bola yang sudah tersusun rapi dalam segitiga, napasnya sedikit terengah saat bergerak cepat.
Tommy menengok dari balik meja bar, “Ru, sound system udah oke?”
Birru mengangguk cepat, matanya sibuk menatap layar mixer. “Udah, Tom!”
“Dari tadi kok masih sepi gini, bisa mulai pasang lagu nggak?” perintah Tommy.
“Siap, Tom,” jawab Birru sambil segera memberi isyarat pada staf yang mengurusi musik.