Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui
Ia mendekat lagi, suaranya serak, “Kak, tahan sebentar, kalau udah lancar nanti enakan.”
Seluruh ototku menegang. Ujung jarinya menekan pelan, mengikuti tepiannya dan perlahan bergerak ke dalam. Bahkan lewat handuk pun rasanya panas membara.
“Sakit nggak?”
Tanyanya lembut.
Aku menggigit bibir. “Masih tahan.”
“Bagian sini keras banget, aku harus coba pijat biar nggak makin parah.”