Bosku, Mantanku!
Setelah bersalaman dan memperkenalkan diri dengan Mbak Puspita, staf bagian personalia yang mengantarku yang kuketahui bernama Fatma meninggalkan aku agar bisa segera bergabung untuk bekerja.
“Gue titip ya, Pit,” ucap Mbak Fatma pada Mbak Puspita.
“Titap-titip, lo kira paket COD-an.” Mereka berdua tertawa, begitu juga dengan aku.
Setelahnya, Mbak Puspita mengajakku untuk masuk ke ruangan divisi accounting. Ruangan itu terdiri dari kubikel-kubikel yang bersekat-sekat. Kubikel-kubikel yang ada, disusun secara bergerombol menjadi tim-tim dengan jumlah anggota berbeda-beda. Di sudut ruangan, ada satu ruang tersendiri yang pintunya terbuat dari kaca. Aku membaca papan yang tertempel di depan pint