ISTRIKU JARANG KE LUAR KAMAR SAAT KELUARGAKU DATANG
Terlihat dari bagaimana ia cepat membalas pesanku.
[Apa, Kak,] tulisnya.
"Tidur di kamar Kakak ayo. Kakak nggak bisa tidur," balasku.
Tanpa menunggu lama, pintu kamarku diketuk. Aku buru-buru membukanya.
"Cieee, kepikiran Mas Nandar ya," ledeknya setibanya masuk ke dalam kamar.
"Kakak bimbang, Dek," ujarku.