Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dirty Office

Dirty Office

Tepat di depan jendela besar itu, terdapat sebuah sofa dengan desain yang tidak biasa, melengkung dengan bentuk seperti huruf S yang sangat ergonomis dan dilapisi beludru berwarna merah marun yang mewah. ​"Keenan... Sofa apa itu?" tanya Aruna, matanya membelalak. "Bentuknya aneh sekali." ​Keenan terkekeh, ia melangkah mendekati sofa itu dan mengusap permukaannya. "Ini disebut Sofa Tantra, Aruna. Aku memesannya secara khusus agar kita bisa menikmati pemandangan kota dengan posisi yang... Jauh lebih intim dan nyaman saat sedang.. Bercinta.."
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

Lagi-lagi bu Siti dan Fitri di buat tercengang, dengan perabotan baru, yang memenuhi rumahnya itu. Di ruang tamunya, kini telah tersedia sofa empuk, lengkap dengan aneka penganan kecil di meja tamunya itu. Juga ada buffet kaca, untuk meletakkan buku dan toples, yang terpajang di sudut ruang tamunya itu.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Sang Mafia

Obsesi Cinta Sang Mafia

ucap seorang pria paruh baya. Di tengah ruangan, sebuah sofa kulit berwarna krem tersusun rapi, dikelilingi kursi berlengan dengan desain kontemporer. Meja kopi dari kaca dan kayu mahoni berdiri elegan, di atasnya vas kristal berisi bunga segar yang menebarkan aroma lembut. “Silakan, Tuan.” Elio memilih sofa tunggal untuk Sean. Seakan dia tahu arah datangnya tuan rumah.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Thanks a lot to Bibi! Di taman bunga depan teras, ada ayunan dan satu set bangku yang terbuat dari batu. Di teras, ada satu set meja - kursi yang terbuat dari rotan sintetis. Di samping teras, ada kolam hias dengan banyak ikan koi. Dua set sofa di ruang tamu plus kursi goyang Daddy di sudut samping jendela. Daddy biasa duduk di sana seusai mandi di pagi hari, sambil membaca koran.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Tarno yakin jika datang saat siang hari ia pasti akan dibuat lebih kagum lagi. Di dalam rumah, Tarno dibuat semakin kagum melihat isi ruang tamu. Tangga tinggi mengular dengan pegangan yang dicat warna emas. Sofa berwarna ungu dan hitam mengisi ruang tamu ditata tepat berada di tengah ruangan. Terlihat empuk dengan bantal-bantal yang tertata rapi di sudut sofa.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Rajendra kemudian mengajak Livia room tour. Terlebih dahulu Rajendra mengenalkan ruang tamu pada Livia. Ada sofa abu-abu gelap berbentuk L menempati sudut ruangan. Di depannya ada meja kayu dengan permukaan kaca. Sebuah televisi besar menempel di dinding. Di bawahnya tersedia rak kecil untuk tempat buku. "Ini ruang tamu sekaligus ruang keluarga. Kalau mau nonton atau santai sambil merajut kamu bisa di sini," jelas Rajendra.
10226.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Yeni Sugiarti
livia sma lakinya sifatnya ga jauh beda... suka tinggal breng sma yg bukan muhrim... sok suci tpi ga mencerminkan perempuan suci... klu emang mau d ceritan livia mandiri, buktiin klu dia mandiri bukan ngarepin bantuan laki" lain... sifat dia sma kya utari perempuan murahan...
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Baca Semua Ulasan
Kedai Juni & Juli

Kedai Juni & Juli

“Silahkan duduk.” Mereka lalu duduk di sebuah sofa yang berwarna putih gading. Di depan sofa itu terdapat sebuah meja yang terbuat dari kaca. Tidak banyak ornament di dinding ruang tamu itu, hanya ada satu buah lukisan bergambar area persawahan dengan beberapa petani yang sedang memetik bulir-bulir padi tergantung di sana. “Mau minum apa?” “Gak usah repot-repot Bu,” jawab Juni ramah.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Sementara Amara melangkah menjauh sedikit dan menjatuhkan bokongnya di sebuah sofa. Sofanya empuk, berlapis kain abu terang dengan jahitan rapi yang nyaris tidak terlihat. Dudukannya rendah, sandarannya lebar—jenis sofa yang tidak memaksa duduk tegak, tapi juga tidak membiarkan siapapun tenggelam sembarangan. Nyaman dengan cara yang terkontrol. Amara menyilangkan kaki perlahan dan mengedarkan pandangannya. Lounge itu terasa tenang. Musik instrumental mengalun, seperti latar yang hanya ada agar keheningan tidak terasa kosong.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Rahasia Gelap Kekasihku

Rahasia Gelap Kekasihku

Sofa-sofa di ruang tamunya berwarna merah dan terlihat sangat empuk, begitu juga dengan sofa-sofa putih di dekat dinding kaca di sebelah salah satu kamar. Ada dua rak berisi buku di dekat sofa-sofa putih itu, dan di sudut ruangan terdapat sebuah ruangan kecil yang entah untuk apa. Lantai ruang tamu dan ruang untuk bersantai dilapisi karpet tebal halus berwarna merah, membuat ruangan terasa hangat dan nyaman.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Shewolf

Shewolf

Juga, ada satu set sofa lengkap dengan mejanya yang diletakkan di pinggir kanan ruangan. “Aku akan menyiapkan kudapan karena kita akan terlibat perbincangan panjang, jadi, duduklah!” perintah luna. Dengan hati-hati, Lunar memilih sofa yang sekiranya bisa ia tempati untuk duduk. Ada tiga sofa yang mengelilingi meja itu, satu sofa panjang di tengah, dan dua sofa yang bisa berisi satu orang saja yang terletak saling berhadapan. Lunar memilih sofa yang berisi satu orang dan berhadapan dengan satu sofa yang sama di seberang. Tak menunggu lama, sang luna telah telah kembali. Sepertinya sesuatu itu telah disiapkan sebelumnya dan luna hanya tinggal mengambilnya saja.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai kursi sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status