Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
kata Kinan. Rey mengangguk paham, ia kemudian mengambil stetoskop miliknya dan mulai memeriksa detak jantung wanita itu. Tentu saja, Rey mencoba mencuri pandang dan memperhatikan dengan lekat setiap jengkal wajah wanita itu. Rey tersenyum, setelah selesai mengalihkan pandangannya ke arah Noah. "Aku akan menyuruh Siska datang untuk mengantar obat yang aku resepkan."
108.3K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

Tentu tak akan ada yang percaya kalau mereka sudah menikah bagi mereka yang tak kenal siapa Kyra dan Raka. Lokasi wisata pertama yang mereka akan kunjungi adalah Monkey Forest, sebuah wisata di hutan lindung dengan populasi monyel liar yang cukup jinak dalam jumlah banyak. Tentu saja, tempat itu adalah pilihan Raka. Raka memang terkenal suram, pendiam, penyendiri, hingga disebut Dewa Kegelapan. Tapi, Raka menyukai kegiatan alam. Bahkan, dia mengajak Kyra untuk pergi ke Campuhan Ridge Walk setelah dari Monkey Forest. Malam nanti, barulah mereka makan malam romantis di tepi Pantai Jimbaran sesuai keinginan Kyra, meski lokasinya agak jauh dari vila mereka.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
Koma

Koma

Awas kalau nanti ketemu bakal jadi ayam geprek dia (paling omong doang). Aku memandangi lukisanku, seorang anak perempuan kecil dengan gaun plokadot merah terlihat lahap memakan awan besar yang ia duduki, ditambah pelangi diatasnya. Kurasa lukisanku biasa aja, enggak ada yang aneh atau lucu. Lalu kenapa si Oja ketawa? 
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
Hayu

Hayu

“Minumlah, hanya ini yang kami punya, mungkin tak semahal kopi yang biasa kamu minum, tapi yakinlah kopi ini mampu mengembalikan kewarasanmu yang hampir menghilang, walaupun hanya sedikit.” Jelita yang merasa tak enak hati dengan ucapan Hayu pun segera menyeruput kopi yang masih mengepulkan asap. Dia juga mengambil satu kue yang sangat dia sukai. Kue dengan warna hijau dan taburan kelapa di atasnya mengingatkannya pada maminya. “Hem, enak, Hayu. Kue ini mengingatkan aku kembali pada kenangan di mana mami sering menemaniku setiap sore.”
105.1K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

“Kalau sudah tahu kenapa kau nekat? Apa kau tak tahu siapa dia? Dia adalah Lu Taihiap, pendekar budiman yang sudah memenggal kepala banyak orang jahat. Andai dunia tahu istrinya diperlakukan tidak adil, yakinlah tubuhmu akan diremukkan oleh para pendekar gagah yang membelanya.” Akan tetapi, perwira Kai sama sekali tidak menunjukkan rasa takut. Sama sekali. “Aku sudah membawanya, seperti perjanjian.” Yang Feng dan Long Wei menoleh ke arah Lu Kwan yang mengatakan itu. Wajah mereka diliputi kebingungan yang tak bisa disembunyikan. “Apa maksudnya?” Long Wei yang sejak tadi diam kini bersuara. Wajah Lu Kwan tiba-tiba berubah keras. “Dia adalah Yang Feng, salah satu pemilik Giok Langit.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

Amora pergi dengan ojek online. Sesampainya di sana, Amora celingak-celinguk mencari markas Oscar. Ia tidak tahu ciri-ciri anak Oscar. Berbeda dengan anak-anak Baskara yang mencirikan diri mereka dengan gelang tali berwarna biru. Saat itu, Amora tak sengaja melihat seorang cowok dengan motor ninjanya dengan pelan. Ia pikir, mungkin itu salah satu anak Oscar. Amora mengikuti dari belakang dan benar ... Amora menemukannya. Markas Oscar. Amora yakin. Ia melihat banyak motor dan ... Ia juga melihat salah satu cowok yang waktu itu memukuli Raga bersama Jeha di belakang sekolah. Amora melangkahkan kakinya tanpa rasa takut. Rasa penasarannya mengalihkan ketakutannya. Saat sampai di sana, beberapa a
109.1K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

“Mainlah ke rumah ini kapan pun kamu butuh tempat istirahat. Anggap saja aku ibumu, ya?” Sakura menatap Yuriko. Suaranya lembut tapi hangat. Lalu tanpa sadar, ia mengangguk. “Kalau libur panjang, kita bisa jalan-jalan juga,” lanjut Yuriko. “Yamanashi, Nagano, Tochigi, atau cuma keliling Tokyo juga boleh. Tidak usah khawatir soal biaya. Kita pergi sebagai keluarga.”
1.1K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as kyoko hikawa
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status