Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Kembali ke Masa Lalu dengan System Ciptaanku Sendiri

Aku Kembali ke Masa Lalu dengan System Ciptaanku Sendiri

Beratnya masih bisa kutahan, meski sebagian pandanganku tertutup buku yang bertumpuk. Langkahku melambat ketika memasuki lorong. Aku harus sedikit memiringkan kepala agar masih bisa melihat jalan di depanku. Satu langkah lagi menuju rak tujuan ketika seseorang tiba-tiba berhenti tepat di hadapanku. "Terlalu banyak." Suara laki-laki itu membuatku mengangkat wajah sedikit. Raven. Aku sempat mengernyit beberapa detik sebelum akhirnya mengenalinya. Mahasiswa aneh yang saat orientasi mengatakan kalau tujuan kuliahnya adalah mencari pasangan hidup.
212 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
KEKASIH HATI SANG PUTRI

KEKASIH HATI SANG PUTRI

“Aku sungguh minta maaf, tapi aku tidak dapat menemukan Naomi dimanapun, justru saat bertemu dengannya, dia—“ bibi Lucy memandang gadis berambut pirang itu penuh arti. “Kau tenang saja, Noland. Aku bisa menjaga rahasia. Lagipula aku sudah tidak memiliki siapapun lagi, jadi kau dan juga pangeran tidak perlu merasa harus bertanggung jawab. Aku akan melakukannya” jawab Ravena Laine, gadis berambut pirang yang muncul dari balik bahu bibi Lucy.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Penawar Nyawa Sang Pangeran Terbuang

Penawar Nyawa Sang Pangeran Terbuang

lanjut Liam, masih dengan tawa nya. "Biarkan wanita tua itu sibuk dengan dongeng buatanku," ucap Raven berjalan mendekati kotak emas, lalu mengambil segenggam koin murni di dalamnya dengan puas. "Dengan begitu, Elena punya waktu lebih banyak untuk menguatkan posisinya di istana bersama suaminya tanpa perlu diganggu oleh tikus-tikus Selena," lanjut Raven, datar.
10606 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan CEO

Terpaksa Menikah dengan CEO

Raven gemas jadinya. ***
9.8973.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.4K kali sebagai lady raven
Tampilkan Ulasan (390)
Baca
+Pustaka
Vera Ferdian
Aduuuuuh kak des... Kirain bab nya udah banyak pas buka habis... Mana lagi tegang pula jadi makin penasaran kan??? Aqu tuh senang baca karya mu ini krn belum menemukan kesalahan dalam penulisan tokoh maupun paragraph yang ga nyambung semua masih enak di baca... Pertahankan dan tetap fokus selalu ya.
Malas Ngentod
memang wanita dan pria poloslah yg punya rumah tangga yg amat sangat hangat. ketika kemesuman hadir dalam rumah tangga, di situlah akan hadir pula hidup yg indah nan hangat, berbeda dg wanita/priya yg brengsek/ yg suka umbar kemesuman di luar, pasti tidak nikmat hidupnya, ( tak akan puas & barokah)
Baca Semua Ulasan
Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

Tepat pukul 7 malam, lampu mulai meredup dan suara riuh rendah penonton memenuhi gedung. Tiba-tiba, sebuah ledakan kembang api menyala di atas panggung, diikuti oleh munculnya sosok Raven Whitefeather di tengah kepulan asap. Raven berdiri anggun di tengah panggung, mengenakan gaun hitam berkilau yang memamerkan lekuk tubuhnya yang sempurna. Rambut hitamnya yang panjang tergerai indah, kontras dengan kulitnya yang seputih salju.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 790 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Blue Flame

Blue Flame

Raven tak meneruskan kata-katanya, ia mendekati wanita itu sambil membawa keranjang belanjaannya, dan menatap netranya yang terlihat penasaran dengan kelanjutan kata-katanya. “Setelah apa?” tanya wanita itu tak sabar. Raven memberikan keranjang belanjaannya pada wanita itu, dan mendekat, “Setelah dia membunuh Vampir yang mengincar lehermu!” jawab Raven. Sang wanita terkejut melongo sambil menggenggam erat keranjang belanjaan Raven, melampiaskan hatinya yang syok. “Tolong bawakan keranjang belanjaanku, sementara aku menggendong anak ini, tuntun kami ke rumahmu. Apa itu jauh?”
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

AUTHOR Mata yang terpejam itu kini memicing dengan dahi berkerut. Mencoba melawan cahaya lampu yang masuk ke retinanya. Telinganya yang masih berfungsi dengan baik, mendengar suara isakan lirih. Ia menoleh walaupun lehernya seakan mati rasa. “Rain...,” rintihnya lemah. Raka meringis, merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Ia berusaha bangkit dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliki. Ada seseorang yang membutuhkannya, membutuhkan dekapannya.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Matanya berkilat, tidak goyah sedikitpun ketika berhadapan dengan mata merah menakutkan milih sang ratu. Sang Ratu Beast Planet tersentak, setelah melihat sebuah kilatan cahaya dari mata Quinn, "ka- kau... kau memiliki bintang di matamu." kening Quinn berkerut, bintang apanya? Mata merah itu juga melihat ke arah pelipis Quinn, "kau juga memiliki Lily of the Valley di pelipismu." "Apa yang anda maksud—"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

“Tetapi, mengapa Lady juga berada di sini, bukan di ibu kota?” Arthur menoleh sekilas ke arah jalanan kota yang terlihat sepi. “Bukankah wilayah Ravenhold sedang dilanda wabah? Mengapa seorang Lady datang ke tempat yang berbahaya seperti ini?” Chyara kembali menundukkan kepalanya dengan sopan sebelum menjawab. “Saya berada di sini karena mengikuti titah Yang Mulia Kaisar, Tuan Duke.” Suaranya tenang, namun terdengar jelas. “Saya diperintahkan untuk datang ke Ravenhold dan mencoba mengatasi wabah yang sedang terjadi di wilayah ini.”
1026.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Virginity For Sale

Virginity For Sale

Rasa panik pun mulai merayap dalam dirinya. Namun yang membuatnya lebih terkejut adalah bibir seseorang yang menempel pada bibirnya! Raven menyadari seorang wanita tengah menciumnya dengan penuh nafsu. Wanita itu mengenakan lingerie hitam yang hampir tidak menutupi apa pun. Kain tipisnya menerawang, sengaja memperlihatkan lekuk tubuhnya yang menggoda. Raven langsung memalingkan wajahnya dengan gerakan cepat, napasnya memburu namun dipenuhi amarah. "Apa yang kau lakukan?!" hardiknya lantang.
10241.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai lady raven
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status